Lebaran, Perusahaan Disarankan Liburkan Karyawan Lebih Awal

Kompas.com - 19/05/2014, 17:13 WIB
Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono, naik kereta inspeksi Semeru saat memantau pemindahan rel dari jalur tunggal untuk dialihkan ke jalur ganda di ruas antara Cepu, Jawa Tengah, dan Tobo, Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (26/3). KOMPAS/IWAN SETIYAWANWakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono, naik kereta inspeksi Semeru saat memantau pemindahan rel dari jalur tunggal untuk dialihkan ke jalur ganda di ruas antara Cepu, Jawa Tengah, dan Tobo, Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (26/3).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono menyarankan kepada pemilik usaha agar memberikan libur lebaran lebih awal dari biasanya. Hal itu akan sangat membantu pemerintah untuk mengelola arus mudik dan arus balik.

"Kasih libur panjang biar bisa mudik lebih cepat. Jadi keberangkatan keluarga bisa dua kali, anak istrinya dulu, kemudian bapaknya nyusul," kata Bambang ditemui di Kantor Kemenko, Jakarta, Senin (19/5/2014).

Bambang juga mengimbau kepada perusahaan-perusahaan agar memberikan tunjangan hari raya (THR) jauh-jauh hari sebelum libur lebaran. "Intinya lebaran, manjemen arus puncak akan menjadi pusat perhatian (semua)," imbuhnya.

Wamenhub memaparkan, sejauh ini persiapan Kementerian Perhubungan menyambut lebaran diakui masih kurang. Meski jalur ganda lintas Jawa (double track) sudah bisa dioperasikan, namun belum ada penambahan perjalanan kereta api.

"Ada prasaranan yang memang belum bisa tercukupi. Meskipun ada sepeti double track, tapi kapasitas keretanya kan belum ditambah," jelasnya.

Oleh karena itu, dia berharap Organda juga ikut aktif menjemput para calon penumpang di titik-titik di mana banyak masyarakat banyak melakukan aktivitas mudik. Diharapkan Organda menambah armada guna mengantisipasi calon pemudik yang tidak terangkut kereta api.

Kemenhub juga telah menyiapkan dua hingga tiga kapal ferry tambahan, untuk aktivitas mudik dengan angkutan laut. "Ferry yang kita siapkan untuk Jakarta-Tegal-Semarang," tukasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X