Kompas.com - 26/05/2014, 13:22 WIB
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo Kompas/Heru Sri KumoroGubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardjojo mengatakan bahwa beberapa tahun belakangan dana asing yang masuk ke Indonesia sangat besar, dan membuat Indonesia terlena serta lupa melakukan reformasi struktural.

"Dana asing banyak masuk, kita jadi terlena dan kita lupa melakukan reformasi struktural ekonomi kita," ujar Agus Martowardjojo, Gubernur Bank Indonesia, di Jakarta, Senin (26/5/2014).

Agus menjelaskan, banyaknya dana asing yang masuk disebabkan oleh semakin meningkatkan kepercayaan investor asing, karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kian membaik. Jumlah utang swasta 84 pesen dari PDB di negara-negara berkembang. kepemilikan asing surat utang pemerintah negara berkembang terus meningkat.

Sementara itu di Indonesia, 33 persen persen surat utang dimiliki oleh asing. Dana yang masuk lewat surat utang mencapai Rp100 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.