BI: Daging Sapi Masih Jadi Pemicu Inflasi

Kompas.com - 30/05/2014, 16:47 WIB
Ilustrasi daging sapi Kompas.com/Robertus BelarminusIlustrasi daging sapi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) menyatakan harga daging sapi menjadi penyebab terjadinya inflasi pada bulan. Adapun besaran inflasi diprediksi sebesar 0,09 hingga 0,11 persen.

"Berdasarkan pemantauan hingga minggu ketiga kemarin inflasi 0,11 persen. Masih kami tunggu di minggu keempat. Perkiraan kami di bawah 0,2 (persen). Saya tidak tahu perilaku di minggu keempat. Moga-moga masih terkendali," kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (30/5/2014).

Adapun inflasi secara tahunan atau year on year diperkirakan berada di kisaran 7,2 hingga 7,3 persen. Faktor pemicu inflasi tersebut dikatakan Perry adalah beberapa komoditas, termasuk di antaranya daging sapi. Akan tetapi, komoditas seperti beras, cabai, dan bawang merah masih menunjukkan deflasi.

"Hingga minggu ketiga kemarin yang naik itu ayam, telur, dan daging (sapi). Kalau beras, cabai, dan bawang (merah) masih deflasi," jelas Perry.

Penyebab daging sapi sebagai pemicu inflasi diakui Perry lebih kepada faktor musiman. Sementara itu, bank sentral juga memantau inflasi inti masih tetap berada pada kisaran yang rendah dan tidak terlihat gejala kenaikan.

"Jadi kesimpulan kami, inflasi ini masih terkendali, tetap rendah. Kalau ada kenaikan inflasi di bulan Mei karena seasonality (musiman) begitu. Secara musimannya," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X