Menkeu: Defisit Neraca Perdagangan Mei Hanya Temporer

Kompas.com - 02/06/2014, 19:51 WIB
Menteri Keuangan M.Chatib Basri. WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA Menteri Keuangan M.Chatib Basri.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) M Chatib Basri mengatakan  neraca perdagangan Mei 2014 yang tercatat defisit 1,96 miliar dollar AS memang cukup besar. Sebab, impor migas masih sangat tinggi bila dibandingkan impor nonmigas.

"Tapi kami melihat ini sifatnya temporer karena lebih di-drive untuk hal-hal menjelang lebaran. Tapi mudah-mudahan tidak akan sebesar ini. Karena perama, impor akan lebih rendah. Kedua, mudah-mudahan angka ekspor bisa lebih baik," kata Chatib ketika ditemui di kantornya, Senin (2/6/2014).

Chatib menjelaskan pertumbuhan impor lebih didorong komoditas berupa peralatan mesin dan sejenisnya. Untuk menghindari risiko kenaikan harga barang-barang lainnya, ujar Chatib, maka pemerintah melakukan beberapa upaya untuk menjaga harga agar tetap stabil.

Karena deifisit neraca perdagangan Mei sifatnya musiman, ia berharap capaian kinerja impor pada bulan Mei tidak akan lebih besar. Setidaknya tidak berbeda jauh dengan capaian kinerja impor pada bulan April.

"Mudah-mudahan enggak. Mungkin bisa lebih sedikit kurang lebih seperti ini. Tapi saya harap ekspor lebih besar, impornya mudah-mudahan bisa lebih rendah," jelas Chatib.

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan RI pada bulan April 2014 mengalami defisit sebesar 1,96 miliar dollar AS. Hal ini disebabkan defisit sektor migas dan nonmigas masing-masing sebesar 1,07 miliar dollar AS dan 0,89 miliar dollar AS.

"Impor nonmigas April 2014 mencapai 12,56 miliar dollar AS, naik 19,32 persen dibanding Maret 2014. Impor migas April 2014 mencapai 3,70 miliar dollar AS, turun 7,55 persen dibanding Maret 2014 " kata Kepala BPS Suryamin.

Nilai impor nonmigas terbesar April 2014 adalah golongan barang mesin dan peralatan mekanik sebesar 2,35 miliar dollar AS. Nilai ini naik 17,89 persen dibanding impor golongan barang yang sama dengan Maret 2014.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Fakta GBK, Aset Negara Bernilai Paling Mahal, Sebagian Dikelola Swasta

Whats New
Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Erick Thohir Buka Suara Soal Adanya Komisaris BUMN yang Rangkap Jabatan

Whats New
5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

5 Kesalahan Finansial yang Perlu Dihindari oleh Pasangan Baru Nikah

Smartpreneur
Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Schneider Electric Gandeng iMasons untuk Perkuat Industri Infrastruktur Digital

Rilis
[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

[POPULER MONEY] Tahapan yang Dilalui Penumpang Lion | Defisit Selalu Ditambal dengan Utang

Whats New
Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Kader Gerindra Jadi Eksportir Lobster, Edhy: Keputusan Bukan Saya, Tapi Tim

Whats New
Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Erick Thohir Ingin Rampingkan BUMN Hingga Tersisa 40 Perusahaan Saja

Whats New
Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Fakta Lobster, Dulunya Makanan Orang Miskin dan Narapidana

Whats New
Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Erick Thohir: Jangan Hanya Siap Diangkat menjadi Pejabat, Tapi juga Harus Siap Dicopot

Whats New
Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

Whats New
Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Pandemi Corona, Laba Produsen Mi Instan Korea Melonjak 361 Persen

Whats New
Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Ada Pandemi Covid-19, Bagaimana Nasib Pendanaan Ibu Kota Baru?

Whats New
Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Melihat Peluang Bisnis Berpotensi Cuan Saat New Normal, Ini Caranya

Work Smart
Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Penuhi Kebutuhan di Masa Pandemi, Belanja “Online” Jadi Solusi

Spend Smart
Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Mentan Yakinkan Petani Mudah Dapatkan KUR dari LKM-A dan Koptan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X