Kompas.com - 03/06/2014, 15:45 WIB
Ilustrasi. Instalasi di gardu induk PT PLN. www.pln.co.idIlustrasi. Instalasi di gardu induk PT PLN.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

SAMARINDA, KOMPAS.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp 1,6 miliar dari denda atas pelanggaran pelanggan.

Denda sebanyak itu merupakan hasil operasi pelanggaran yang dilakukan sepanjang tahun 2014. Kepala Cabang PLN Samarinda Ismail Deu menuturkan, dana tersebut dihimpun dari denda periode Januari 2014 sampai Mei 2014.

“Jumlah denda tersebut dihimpun dari 400 pelanggan yang kedapatan melakukan pelanggaran,” kata Ismail Senin (2/6/2014).

Ismail menyebut, angka pelanggaran tersebut cukup besar dan itu belum mencakup seluruh wilayah Samarinda. “Kami akan mengintensifkan kinerja tim operasi penyisiran untuk menyisir langsung ke rumah-rumah warga,” tambahnya.

Akibat pelanggaran yang banyak tersebut, PLN Samarinda harus kehilangan daya yang sangat besar. Tak heran jika banyak daya listrik yang hilang dan merugikan PLN.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.