700.000 Pekerja Konstruksi Indonesia Bekerja di Malaysia

Kompas.com - 05/06/2014, 16:43 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan ada satu juta pekerja konstruksi asal Indonesa termasuk puluhan ribu pekerja terampil, yang bekerja di luar negeri.  Sebagian besar mereka bekerja di Malaysia.

"Paling banyak di Malaysia sebanyak 700.000 orang," ujar Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dartak, di Jakarta, Kamis (5/6/2014).

Hermanto menjelaskan, banyaknya pekerja konstruksi yang bekerja di Malaysia lebih disebabkan karena faktor kedekatan bahasa dan budaya.

Untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2015, Kementerian PU akan melakukan sertifikasi pekerja konstruksi agar mampu lebih bersaing dengan pekerja dari negara lain.

"Mereka butuh sertifikasi, agar mereka mampu bersaing di ASEAN. Sehingga mampu dipakai oleh jasa kontruksi di negara lain," katanya.

"Terkait pelatihan-pelatihan pekerja kontruksi, kita sudah adakan pelatìhan-pelatihan untuk pemenuhan kriteria tadi," tambahnya.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X