Jelang Ramadhan, Harga Sayuran di Tasikmalaya Naik 100 Persen

Kompas.com - 05/06/2014, 18:23 WIB
Ilustrasi pedagang sayur mayur HERU SRI KUMOROIlustrasi pedagang sayur mayur
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Menjelang awal bulan Ramadhan tahun ini harga sayuran di Pasar Induk Cikurubuk, Tasikmalaya, mengalami kenaikan sampai 100 persen dari harga semula. Seperti harga tomat yang mengalami lonjakan harga sampai dua kali lipat akibat pasokan petani berkurang hampir sepekan lalu.

"Sekarang Tomat yang harganya naik tinggi. Awalnya harga per kilogramnya Rp 3.500 menjadi Rp 7.000," jelas Raihan (38), salah seorang pedagang sayur di pasar tersebut, Kamis (5/6/2014).

Selain harga tomat, beberapa jenis sayuran lainnya mengalami kenaikan harga, mulai dari cabe merah, kentang, dan bawang merah. Raihan memperkirakan kenaikan harga akan masih terjadi mendekati jelang bulan puasa akhir Juni nanti.

"Kayaknya naiknya harga akan masih terjadi sampai akhir bulan nanti. Apalagi saat ini stok para pedagang sedikit karena pasokan dari petani berkurang," kata Raihan.

Hal yang sama dikatakan pedagang lain, Imat Ruhimat (45). Menurut dia, kenaikan harga terus terjadi hampir setiap hari menjelang bulan puasa. Harga sayuran saat ini paling tinggi kenaikannya dibanding kebutuhan pokok masyarakat lainnya.

"Kalau sayuran di sini hampir tiap hari mengalami kenaikan harga. Pembeli pun sempat bertanya-tanya harga sudah naik meski bulan puasa beberapa pekan lagi," ungkap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X