Uang Beredar di Masyarakat Tembus Rp 3.732 Triliun

Kompas.com - 06/06/2014, 09:42 WIB
Ilustrasi KONTAN/AHMAD FAUZIEIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia (BI) melaporkan, pertumbuhan likuiditas perekonomian uang beredar (M2) pada April 2014 tercatat meningkat. Uang beredar tercatat mencapai Rp 3.732,1 triliun, tumbuh 11 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 10 persen secara year on year (yoy).

Berdasarkan komponennya, peningkatan pertumbuhan M2 tersebut bersumber dari komponen M1 (uang kartal dan giro Rupiah) dan komponen uang kuasi (dana pihak ketiga yang terdiri dari simpanan berjangka dan tabungan baik rupiah maupun valas serta simpanan giro valas).

"Pertumbuhan komponen M1 tercatat naik dari 5,4 persen (yoy) pada Maret 2014 menjadi 6,5 persen (yoy). Sementara itu, pertumbuhan uang kuasi juga meningkat dari 11,2 persen (yoy) pada Maret 2014 menjadi 12,3 persen (yoy)," tulis BI dalam pernyataan resmi, Jumat (6/6/2014).

Adapun berdasarkan faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M2 yang lebih tinggi disebabkan meningkatnya Net Foreign Assets (NFA) sejalan dengan kenaikan cadangan devisa dari 102,6 miliar dollar AS pada Maret 2014 menjadi 105,6 miliar dollar AS pada April 2014.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X