Mirza: Penurunan Suku Bunga Bukan Solusi Perbaikan Ekonomi

Kompas.com - 09/06/2014, 14:30 WIB
Fit and proper test Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Senayan, Jakarta, Senin (9/6/2014), dengan presentasi dari Mirza Adityaswara. KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIFit and proper test Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Senayan, Jakarta, Senin (9/6/2014), dengan presentasi dari Mirza Adityaswara.
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara menyatakan, penurunan suku bunga Bank Indonesia bukanlah solusi perbaikan ekonomi jika masih ada guncangan makro ekonomi global. Alasannya, pendanaan pembangunan ekonomi Indonesia juga masih tergantung pada investor asing.

Misalnya, 32-34 persen dari Rp 900 triliun, surat utang negara Indonesia dikuasai oleh asing. "Kita mengalami capital of flow pada kuartal III-kuartal IV 2013, antara 4,7 sampai 5 miliar dollar AS. Dampaknya jika terjadi keguncangan di pasar valas dan obligasi, itu membuat funding perbankan terjadi peningkatan," kata Mirza, dalam fit and proper test DGSBI, di Komisi XI, DPR RI, Senayan, Senin (9/6/2014).

Lebih lanjut dia menuturkan, tanpa Bank Indonesia menaikkan suku bunga pun, pendanaan  tiba-tiba bisa berhenti. "Sehingga kalau BI menurunkan suku bunga pun, kalau kondisi jelek, keguncangan tetap guncang," kata Mirza.

Dia mengatakan, memang banyak pihak yang meminta agar suku bunga diturunkan. Namun katanya, jika suku bunga BI diturunkan, sementara makro ekonomi belum sehat, maka justru akan menimbulkan keguncangan.

"Sektor perdagangan nantinya malah tidak sehat," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X