Jalur Ganda Lintas Utara Jawa Belum 100 Persen Rampung

Kompas.com - 10/06/2014, 16:12 WIB
Ratusan pekerja dikerahkan untuk menggeser rel dari jalur tunggal untuk dialihkan ke jalur ganda di ruas antara Cepu, Jawa Tengah, dan Tobo, Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (26/3). KOMPAS/IWAN SETIYAWANRatusan pekerja dikerahkan untuk menggeser rel dari jalur tunggal untuk dialihkan ke jalur ganda di ruas antara Cepu, Jawa Tengah, dan Tobo, Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (26/3).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan Jalur Ganda Kereta Api (KA) Lintas Utara Jawa belum 100 persen rampung. Pasalnya masih ada kendala pembebasan lahan terkait 81 rumah warga yang dilalui rute dari Stasiun Kandangan-Pasar Turi.

"Kendalanya masih ada 600 meter lahan yang belum dibebaskan yang mana ada 81 rumah warga disitu," ujar Direktur Jendral Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko, di Jakarta, Selasa (10/6/2014).

Hermanto menjelaskan, pembebasan lahan sebenarnya sudah masuk dalam tahap final. Menurut dia, Pemerintah dan warga sudah setuju dengan harga penggantian lahan tersebut.  "Sudah ada kesepakatan dengan warga, tinggal penyelesaian dengan BPN saja," katanya.

Pembangunan rel ganda KA lintas utara dibagi dalam empat segmen, yakni Cirebon-Brebes 63 km, Pekalongan-Semarang 90 km, Semarang-Bojonegoro 180 km, dan Bojonegoro-Surabaya 103 km.

Ketiga segmen pertama sudah rampung sejak April lalu. Sementara segmen terakhir yaitu Bojonegoro-Surabaya, pembangunannya sudah 98,94 persen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X