Kompas.com - 11/06/2014, 12:39 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
- Dalam bisnis, persaingan merupakan hal yang wajar. Persaingan tak hanya bagus untuk ekonomi, tapi juga bagus untuk konsumen.

Pasar dengan persaingan yang ketat berarti berlomba memperoleh uang konsumen dengan menawarkan harga yang kompetitif, promosi menarik, layanan prima, dan sebagainya. Menarik memperhatikan dua perusahaan atau produk besar saling bersaing merebut hati konsumen.

Berikut beberapa persaingan bisnis yang melegenda.
1. Reebok vs Nike
Persaingan antara Reebok dan Nike telah berlangsung selama 3 dekade dan masih terus berlangsung. Salah satu perbedaan antara 2 merek tersebut adalah target pasar. Nike secara umum fokus pada konsumen pria, sementara Reebok fokus pada konsumen pria maupun wanita.

Pada tahun 1987, Nike mengalahkan Reebok. Sejak itu, kedua merek menggenjot penjualan mereka dengan menggandeng atlet-atlet terkenal. Nike menggandeng Michael Jordan, sementara Reebok menggandeng Shaquille O'Neal. Kemudian Reebok dibeli oleh Adidas, namun masih berada di posisi kedua di bawah Nike.

2. McDonalds vs Burger King
McDonald's dan Burger King telah bersaing secara serius sejak kedua perusahaan itu muncul pada pertengahan abad 20. Persaingan yang intens antara 2 perusahaan restoran cepat saji tersebut pun diakui oleh pendiri McDonald's Corporation Ray Kroc.

Persaingan dimulai dari saling contek jenis burger, iklan palsu, dan pada akhirnya sampai puncaknya pada akhir tahun 1990-an. Sayangnya Burger King jauh tertinggal pada awal era 2000-an ketika CEO dan pemiliknya berganti. Kestabilan Burger King pun hilang dan Wendy's melesat ke posisi kedua.

3. Energizer vs Duracell
Dua perusahaan baterai ini memang merajai pasar, namun jarang yang mengetahui perbedaan antara keduanya. Energizer telah beroperasi sejak akhir 1800-an, sementara Duracell baru mulai pada pertengahan 1960-an.

Kedua perusahaan ini telah melakukan pemasaran dan iklan baterai mereka dengan luar biasa, dan keduanya menggunakan kelinci sebagai maskot. Persaingan terus berlanjut dan bahkan ada sebuah laman Facebook yang mempromosikan persaingan antara Energizer dan Duracell.

4. Bill Gates (Microsoft) vs Steve Jobs (Apple)
Kedua orang ini merupakan pemilik perusahaan raksasa komputer yang melakukan revolusi teknologi hingga seperti yang kita rasakan hari ini. Baik Jobs maupun Gates tak lulus kuliah, namun pengetahuan komputer dan bisnis mereka tak ada duanya.

Sebenarnya Gates memulai bisnis terlebih dulu hingga seluruh kantor dan rumah memakai sistem operasi Windows, sementara Jobs masih mencoba dan bertahan.  Pada tahun 1997, Apple mengalami kebangkrutan dan menerima investasi dari Gates sebesar 150 juta dollar AS untuk tetap bertahan hidup.

Dalam 15 tahun terakhir hidupnya, Jobs membawa Apple mengalahkan Gates dengan meluncurkan smartphone, pemutar musik, dan tablet. Sementara mereka dikategorikan sebagai saingan, Gates dan Jobs saling berteman dengan baik karena menghargai prestasi masing-masing.

5. Coke vs Pepsi
Ini adalah persaingan dari segala persaingan. Bahkan persaingan ini sampai diberi nama Perang Coca Cola. Kedua perusahaan minuman soda memiliki target pasar yang sama, sehingga membuat persaingan ini semakin menarik.

Ada yang mengatakan Coke dikarakteristikkan sebagai merek yang lebih ramah keluarga, karena mendominasi iklan Natal dengan menggandeng tokoh Sinterklas. Faktanya, Sinterklas sebenarnya berpakaian warna ungu, tapi Coke memberikannya pakaian warna merah sebagai strategi penjualan dan tetap dipakai Sinterklas di seluruh dunia hingga kini.

Sementara itu, Pepsi menempatkan dirinya pada target pasar kaum muda dan melabelkan diri sebagai minuman bagi anak-anak muda. Namun demikian, kedua perusahaan telah menggandeng banyak selebriti untuk disponsori. Kedua perusahaan itu juga menggunakan layar besar untuk beriklan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.