Indonesia Banyak Utang, Ini Cara Jokowi Efisiensikan Anggaran Negara

Kompas.com - 15/06/2014, 21:07 WIB
Calon Presiden nomor urut 2 Joko Widodo memberikan visi misi dalam debat capres 2014 putaran kedua, di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Minggu (15/6/2014). KOMPAS.COM/RODERICK ADRIAN MOZESCalon Presiden nomor urut 2 Joko Widodo memberikan visi misi dalam debat capres 2014 putaran kedua, di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Minggu (15/6/2014).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Calon Presiden No.2 Joko Widodo, memiliki cara untuk mengurani hutang negara yang sangat besar. Caranya adalah dengan mengefisiensikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

“Kebocoran dan penyimpangan di APBN dikurangi, dengan e-budgeting, e-audit, e-purcashing,” katanya dalam debat capres cawapres di Gran Melia, Jakarta, Minggu (15/6/2014).

Dengan membangun sistem elektronik itu, Jokowi optimistis persoalan anggaran yang selama ini rentan kebocoran dan penyimpangan menjadi lebih efektif dan efisien.

Dia juga mengklaim, cara itu adalah salah satu yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan persoalan hutang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X