Jepang Masih Bahas Pembebasan Visa bagi Indonesia

Kompas.com - 16/06/2014, 11:11 WIB
Ilustrasi visa Jepang. ShutterstockIlustrasi visa Jepang.
EditorBambang Priyo Jatmiko


TOKYO, KOMPAS.com
- Jepang akan membebaskan visa bagi wisatawan Indonesia. Rencana itu dikatakan oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Menurutnya pembebasan visa bagi warga Indonesia yang akan Indonesia yang akan berkunjung ke Jepang itu masih dalam penggodokan dan pertimbangan lebih lanjut.

"Untuk membuat jumlah kunjungan wisatawan Jepang lebih banyak bisa mencapai 20 juta wisatawan asing per tahun, visa kunjungan bagi orang Indonesia sedang dipertimbangkan untuk dibebaskan," kata Shinzo Abe dalam kunjungannya ke Kota Sakaiminato di perfektur Tottori, Sabtu (14/6/2014).

Tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Jepang baru mencapai sekitar 10 juta orang. Pada tahun ini dan mendatang Jepang sangat ingin jumlah wisatawan berlipat ganda menyongsong pula Olimpiade dan Paralympic Tokyo tahun 2020 mendatang.

Guna perluasan jumlah kunjungan wisatawan asing itulah, salah satunya wisatawan Indonesia akan dibebaskan visa kunjungannya ke Jepang. Tahun lalu visa kunjungan warga Thailand dan Malaysia dibebaskan oleh Jepang.

Selain itu, PM Jepang juga menekankan akan meningkatkan jumlah toko free duty shop di Jepang yang saat ini sekitar 5.000 toko di seluruh daerah di Jepang. Pada tahun 2020 diharapkan bisa mencapai 10.000 toko, terutama di berbagai bandara masuk internasionalnya antara lain seperti Tokyo dan Osaka. Hal ini untuk semakin menarik perhatian para wisatawan asing berbelanja di Jepang. (Richard Susilo)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X