Prabowo Janjikan Gaji Buruh Rp 6 Juta, Ini Kata Pengusaha

Kompas.com - 18/06/2014, 09:42 WIB
Calon Presiden Prabowo Subianto menyampaikan visi misinya terkait ekonomi bangsa dalam acara debat Capres sesi II di Hotel Gran Melia, Jakarta, Minggu (15/6/2014). TRIBUNNEWS/DANY PERMANACalon Presiden Prabowo Subianto menyampaikan visi misinya terkait ekonomi bangsa dalam acara debat Capres sesi II di Hotel Gran Melia, Jakarta, Minggu (15/6/2014).
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rachmat Gobel menilai, janji Prabowo Subianto soal kenaikan gaji buruh sebesar 2,5 kali lipat menjadi Rp 6 juta per bulan bukanlah sesuatu yang realistis (baca: Prabowo: Dalam 5 Tahun, Penghasilan Rakyat Naik Dua Kali Lipat).

“Gaji jadi Rp 6 juta per bulan menurut saya baik-baik saja. Namun, dalam implementasinya, nggak mungkin langsung dinaikkan kalau akhirnya tidak memberikan sesuatu yang positif,” kata Rachmat saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (17/6/2014) malam. 

Bos Panasonic Gobel Indonesia itu menyampaikan, setiap kenaikan upah akan memicu terjadinya inflasi. Ini karena kenaikan upah akan mendorong kenaikan harga barang-barang. “Jadi, kenaikan enggak ada artinya dong. Malah membuat daya saing ini enggak lebih baik,” ujarnya. 

Di sisi lain, kenaikan upah yang terlalu tinggi juga dikhawatirkan akan membuat iklim investasi di Indonesia menjadi buruk. “Orang akan membandingkan gaji di sini dengan di luar negeri. Akhirnya, investasi malah pergi ke negara yang memberikan upah murah,” katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.