Kompas.com - 18/06/2014, 13:24 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
- Melemahnya mata uang rupiah terhadap dollar AS membuat laju perekonomian Indonesia terganggu. Apalagi, mulai tahun 2015 mendatang Indonesia dan negara-negara ASEAN akan menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Salah satu yang penting bagi Indonesia dalam menghadapi MEA adalah kurs rupiah tidak boleh lemah. Kita mau jadi ekonomi kuat, rupiah harus kuat," kata Ketua Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Airlangga Hartarto di Gedung Parlemen, Rabu (18/6/2014).

Khusus bagi emiten alias pelaku pasar modal, Airlangga mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah tentu akan berdampak kepada sektor industri. Pelemahan tersebut akan menyebabkan pelaku usaha mengalami kerugian kurs.

"Akan mengakibatkan kerugian kurs, apakah posisinya melemah terus. Pengusaha tidak ada level (nilai tukar rupiahnya). Jangan melemah terus-menerus yang penting, karena akan merugikan," ujar Airlangga.

Sekedar informasi, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), nilai tukar rupiah pada siang hari ini menyentuh level Rp 11.978 per dollar AS.  Sementara itu, pada sehari sebelumnya, Selasa (17/6/2014), rupiah ditutup pada posisi Rp 11.863 per dollar AS.

Menteri Keuangan (Menkeu) M Chatib Basri kemarin mengungkapkan bagi pemerintah, yang penting adalah kondisi ekonomi makro tetap stabil. “Jangan setiap hari nanya rupiah ke saya. Kesannya saya kerja di (perusahaan) valas,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.