Utang Luar Negeri Bertambah, BI Kembali Ingatkan BUMN dan Swasta

Kompas.com - 19/06/2014, 14:25 WIB
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo Kompas/Heru Sri KumoroGubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Melebarnya rasio utang luar negeri (ULN) Indonesia sektor swasta periode April 2014 membuat Bank Indonesia (BI) kembali mengimbau korporasi untuk lebih berhati-hati dalam berutang.

"Sampai sekarang Bank Indonesia masih mengingatkan, mengimbau, memberi moral solution untuk korporasi, baik itu bank atau nonbank untuk berhati-hati dalam pinjaman luar negeri," kata Agus di Gedung DPR, Rabu (18/6/2014) malam.

Meskipun demikian, bila korporasi masih tidak menunjukkan kesadaran akan posisi utang luar negerinya, maka BI akan menerbitkan usulan untuk menjaga kesehatan dan kestabilan bank. Sebab, secara umum, rasio utang luar negeri cenderung mengalami laju peningkatan.

"Kami ingatkan kepada yang tidak punya penerimaan dalam valuta asing agar hati-hati karena rentan terhadap risiko nilai tukar yang bisa merugikan nilai tukar, menggerus modal, dan akhirnya default," jelas Agus.

Sekedar informasi, ULN Indonesia pada April 2014 tercatat sebesar 276,6 miliar dollar AS. Posisi ULN pada April 2014 terdiri dari ULN sektor publik 131,0 miliar dollar AS dan ULN sektor swasta 145,6 miliar dollar AS. ULN sektor publik tumbuh sebesar 2,2 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 5,1 persen (yoy).

"Sementara itu, ULN sektor swasta tumbuh 13,0 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 12,2 persen (yoy)," tulis BI dalam keterangan resminya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X