JK Inginkan Gaji Buruh Indonesia Bisa Saingi Tiongkok

Kompas.com - 23/06/2014, 17:42 WIB
Calon wakil presiden Jusuf Kalla saat berkunjung ke pabrik PT Chung Leon di Tangerang, Banten, Senin (23/6/2014) sore KOMPAS.com/IHSANUDDINCalon wakil presiden Jusuf Kalla saat berkunjung ke pabrik PT Chung Leon di Tangerang, Banten, Senin (23/6/2014) sore
Penulis Ihsanuddin
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden Jusuf Kalla bertekad menaikkan standar gaji buruh di Indonesia jika dirinya bersama Joko Widodo terpilih dalam Pemilu Presiden 9 Juli mendatang.

Dia ingin standar gaji buruh di Indonesia bersaing dengan negara-negara asia lainnya. "Kalau bisa kita saingi gaji buruh yang ada di China," kata JK usai mengunjungi pabrik PT Chung Leon Pasar Kemis, Tangerang, Banten, Senin (22/6/2014) sore.

Menurut JK, saat ini Tiongkok adalah negara yang paling berani menggaji buruhnya dengan gaji yang cukup besar. Gaji buruh di Indonesia, kata dia, masih ada di tingkatan menengah untuk level asia. "Jangan sampai turun menjadi level bawah, kita harus terus naik dan bersaing," ujarnya.

Selain gaji yang baik, dia juga betekad akan meningkatkan fasilias yang didapatkan oleh para buruh. Dia menilai, fasilitas juga sangat penting untuk menunjang hidup para buruh. "Misalnya tempat tinggal, lalu transportasi, jaminan kesehatan diperbaiki. Dua hal, naikkan gaji atau perbaiki fasilitas," tambah JK.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X