Jokowi akan Buyback Indosat, Kenaikan Harga Saham Indosat Hanya Sesaat

Kompas.com - 23/06/2014, 19:46 WIB
Indosat KONTAN/ Antara/ Rosa PanggabeanIndosat
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Terkait dengan wacana yang dilontarkan capres Joko Widodo yang akan membeli balik alias buyback PT Indosat Tbk, harga saham emiten berkode ISAT tersebut sepanjang hari ini melaju di atas 2 persen.

Namun demikian, Analis Trust Securities Reza Priyambada mengatakan kaitan antara kenaikan harga saham Indosat dengan rencana Jokowi tersebut hanya sekedar sentimen. "Ini agak lebay ah, menanggapi (harga saham) ISAT naik karena Jokowi," kata Reza saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/6/2014).

Menurut Reza, anggapan tersebut hanya sentimen yang dicari-cari agar harga saham Indosat naik. Sebab, tren harga saham perusahaan telekomunikasi tersebut sedang mengalami penurunan.

"Trennya turun, kinerjanya belum baik. Minim sentimen. Ya karena semalam beliau (Jokowi) sebut ISAT, itu yang dijadikan sentimen kerek ISAT," jelas Reza.

Pada Senin (23/6/2014) pukul 15.38, saham Indosat berada di Rp 3.790 per saham, atau naik 2,16 persen. Harga saham emiten telekomunikasi ini sempat menyentuh posisi tertinggi sebesar Rp 3.870 per saham. Adapun nilai kapitalisasi pasar Indosat mencapai Rp 20,62 triliun.

Pemegang saham Indosat saat ini adalah Ooredoo Asia Pte Ltd (65 persen), Pemerintah Republik Indonesia (14,29 persen), SKAGEN AS (5,42 persen), dan publik (15,29 persen).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X