Penurunan Indeks Dollar AS Bantu Posisi Rupiah

Kompas.com - 24/06/2014, 08:34 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah kembali diuji kekuatannya pada perdagangan Selasa (24/6/2014). Penurunan indeks dollar AS diproyeksikan menahan penurunan mata uang garuda. Walaupun angka PMI Manufacturing dan angka Existing home sales AS naik tajam, indeks dollar AS malah ditutup melemah.

Meningkatnya kemungkinan keterlibatan AS pada perang sipil di Irak memunculkan pesimisme terhadap prospek pemulihan ekonomi. Harga minyak Brent terpangkas 0,6 persen sampai dini hari tadi seiring dengan meningkatnya dukungan Negara sekutu terhadap pemerintah Irak.

Menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, pelemahan dollar AS berpeluang kembali ke pasar Asia hari ini. Malam ini ditunggu data Consumer Confidence Index serta New Home Sales AS yang keduanya diperkirakan membaik.

Walaupun PMI manufacturing China yang diumumkan di atas 50 berhasil mendorong penguatan rupiah pada pembukaan, buruknya angka PMI Manufacturing Zona Eropa menggiring rupiah untuk melemah hingga penutupan sore kemarin. Risiko harga minyak yang naik juga mengerek yield SUN 10 tahun hingga 8,16 persen.

Hari ini, harga minyak dan indeks dollar AS yang turun berpeluang meredakan tekanan pelemahan rupiah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.