Antisipasi Lebaran, BI Jateng Siapkan Uang Rp 16 Triliun

Kompas.com - 24/06/2014, 17:25 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/Kristianto PurnomoIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

SEMARANG, KOMPAS.com – Bank Indonesia wilayah V Jawa Tengah- DIY mengalokasikan uang sebanyak Rp 16,1 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan uang jelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2014.

Alokasi uang tersebut diperuntukkan bagi seluruh perwakilan Bank Indonesia di wilayah V. Lima perwakilan wilayah BI tersebut masing-masing, perwakilan BI Solo sebanyak Rp 2,6 triliun, BI perwakilan Purwokerto sebanyak Rp 2,7 triliun, BI perwakilan Tegal sebanyak Rp 1,98 triliun, BI perwakilan Semarang Rp 5,7 triliun dan perwakilan Yogyakarta Rp 3,1 triliun.

“Kami telah memutuskan untuk meningkatkan stok uang tunai jelang puasa dan lebaran nanti. Secara keseluruhuan di Jateng disiapkan Rp 13,1 Triliun, kalau ditambah DIY jadi Rp 16,1 Triliun,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng-DIY, Sutikno di Semarang, Selasa (24/6/2014).

Dikatakannya, jumlah uang yang disiapkan itu meningkat dibanding saat puasa dan Lebaran tahun 2013. Jumlah itu, dalam data BI, meningkat sebanyak 18 persen.

Kenaikan jumlah uang yang dialokasikan itu disebabkan banyak hal, di antaranya, puasa dan lebaran tahun 2014 berada pada akhir bulan. Selain itu, kenaikan juga dibarengi dengan pengambilan uang oleh pegawai negeri atau swasta pada akhir bulan untuk membayar gaji karyawan.

“Selain itu, naiknya angka juga karena antisipasi diambilnya gaji ke-13 dari para PNS dan jelang masuknya tahun ajaran baru,” tambah Sutikno.

BI Wilayah Jateng pun telah menyiapkan jadwal penukaran uang bagi mayarakat yang membutuhkan penukaran uang. Jadwal yang dibuka mulai hari Senin, 30 Juni 2014 hingga Kamis, 24 Juli 2014.

“Kami minta agar masyarakat jangan takut untuk menukarkan uang. Kami telah siap untuk membuka 15 kloter di internal BI dan juga kami kirimkan ke perbankan lainnya,” paparnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

KKP Bantu Permodalan Pembudi Daya Rumput Laut di Sulsel

Whats New
Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Kemenkeu Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Penyediaan Satu Juta Rumah

Whats New
Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Pulihkan Ekonomi, Mendag Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Malaysia-Thailand

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X