Kapolri Berharap KTA Elektronik Jadi Kartu Identitas Tunggal

Kompas.com - 01/07/2014, 16:47 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman menyatakan Kartu Tanda Anggota (KTA) Elektronik dapat menjadi single identity card atau kartu identitas tunggal bagi anggota kepolisian.

Bahkan, ke depannya, ia berharap KTA Elektronik dapat digunakan untuk membayar pajak. Tidak hanya untuk membayar pajak, Sutarman mengungkapkan dirinya berharap kartu anggota Polri tersebut dapat pula memberikan informasi terkait kekayaan anggota kepolisian. Sehingga, setiap kekayaan anggota bisa terdeteksi.

"Kalau semua sudah terdata dalam e-KTA, maka negara kita beri kewenangan untuk debet penambahan niali perorangan. Pajak dari situ. Penambahan kekayaan yang dimiliki akan termonitor, terdeteksi di e-KTA," kata Sutarman di Mabes Polri, Selasa (1/7/2014).

Sutarman menyebut jenis-jenis data yang diharapkannya dapat dimasukkan dalam KTA Elektronik antara lain nomor mobil, BPKB, nomor sertifikat tanah atau rumah. Selain itu, nomor sertfikat kepemilikan senjata juga diharapkannya dapat disimpan di KTA elektronik.

Sekedar informasi, Polri hari ini menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dalam layanan perbankan terintegrasi melalui Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri.

Dengan KTA elektronik, 420.000 personel Polri tak hanya menggunakannya untuk keperluan kedinasan. Para anggota dapat sekaligus memanfaatkan layanan perbankan yang disediakan Bank Mandiri dan BRI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.