Menhub Minta KAI Tak Mendramatisir Kenaikan Tarif KA

Kompas.com - 02/07/2014, 16:54 WIB
Ilustrasi. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

GARUT, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan tetap menolak kenaikan harga tiket kereta api kelas ekonomi yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia. Bahkan, Kemenhub meminta PT KAI untuk tidak mendramatisir kenaikan harga tiket KA tersebut.

"Jangan dulu dinaikkan, tidak usah didramatisir, ini mau lebaran jangan main-main lah, kasian rakyat ini saya minta jangan dulu," ujar Menteri Perhubungan, EE Mangindaan di Garut, Jawa Barat, Rabu (2/7/2014).

Mangindaan menjelaskan, keputusan kenaikan harga tiket KA tetap ada di tangan Kemenhub. Oleh karena itu dia meminta PT KAI bisa menahan diri dan mengikuti instruksi Kemenhub untuk tidak menaikan harga tiket menjelang lebaran.

"Saya minta tahan dulu bukan hanya kereta api, tapi untuk semua moda walaupun avtur naik, tapi saya minta lebaran ini jangan dinaikkan dulu ," katanya.

Namun, Menhub tetap membuka peluang PT KAI untuk menaikkan harga tiket dengan beberapa syarat. Salah satu syaratnya adalah tidak menaikan harga menjelang Lebaran dan tidak menaikan langsung harga 100 persen sehingga tidak memberatkan masyarakat.

"Kalaupun ada naik, saya minta bertahap, jangan langsung 100 persen. Saya lebih cenderung ke sosial masyarakatnya, kalaupun naik setelah Lebaran saya minta jangan sekaligus naik tinggi," tandasnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X