Untuk Pertama Kalinya Indonesia Terbitkan SUN Euro

Kompas.com - 03/07/2014, 10:37 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melakukan transaksi penjualan Surat Utang Negara (SUN) dalam valuta asing berdenominasi euro dengan nomor seri RIEUR0721, Rabu (2/7/2014). Transaksi tersebut merupakan bagian dari Global Medium Term Notes (GMTN) RI sebesar 25 miliar dollar AS.

"Penjualan SUN denominasi euro ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia di pasar keuangan internasional. Penerbitan ini dilaksanakan sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber-sumber pembiayaan dan perluasan basis investor global," tulis Direktorat Jenderal Pengolaan Utang Kementerian Keuangan dalam keterangan resmi, Kamis (3/7/2014).

Hasil dari penerbitan SUN ini digunakan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN-P 2014. SUN denominasi euro ini memiliki tenor 7 tahun dengan tanggal pricing pada 2 Juli 2014.

Adapun nominal kupon yang diterbitkan sebesar 1 miliar euro, dengan tanggal jatuh tempo pada 8 Juli 2021 dan tanggal setelmen 8 Juli 2014. "Total penawaran yang masuk (total order book) untuk seri RIEUR0721 adalah sebesar 6,7 miliar euro. Sehingga, terdapat oversubscription sebesar 6,7 kali," sebutnya.

Adapun pendistribusian RIEUR 0721 antara lain 24 persen untuk investor Inggris Raya, 24 persen untuk investor Asia, 19 persen intuk investor Jerman dan Austria, 18 persen untuk investor Amerika Serikat, 4 persen untuk investor Swiss, serta 11 persen untuk investor Eropa lainnya.

Sementara itu, pihak-pihak yang bertindak sebagai Joint Lead Managers dan Joint Bookrunners adalah Bank of America Merrill Lynch, Citigroup, dan Deutsche Bank. Adapun pihak-pihak yang bertindak sebagai Co-Managers antara lain PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belanja Hemat Akhir Pekan, Manfaatkan Promo Indomaret Selama 3 Hari

Belanja Hemat Akhir Pekan, Manfaatkan Promo Indomaret Selama 3 Hari

Whats New
ICAEW Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen pada 2021

ICAEW Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen pada 2021

Whats New
Kasus Covid-19 Melonjak, PNS Dilarang Cuti Saat Libur Nasional

Kasus Covid-19 Melonjak, PNS Dilarang Cuti Saat Libur Nasional

Whats New
Sedang Cari Lowongan Pekerjaan? Segera Kunjungi Digital Career Expo 2021

Sedang Cari Lowongan Pekerjaan? Segera Kunjungi Digital Career Expo 2021

Rilis
Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Direvisi Lagi, Apa Saja Yang Diganti ?

Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Direvisi Lagi, Apa Saja Yang Diganti ?

Whats New
Pertamina Group Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Pertamina Group Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Rilis
Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Whats New
Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Whats New
Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Whats New
Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Whats New
Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

Rilis
IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

Whats New
Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X