Kejar Pajak Transaksi Online, Pemerintah Sewa Perusahaan IT

Kompas.com - 04/07/2014, 15:06 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah akan memprioritaskan untuk mengejar potensi pajak transaksi online. Hal tersebut dilakukan, karena hingga saat ini pemerintah masih bingung bagaimana melacak kecurangan transaksi, dan siapa yang harus diberi sanksi.

Sebelumnya pemerintah sudah memiliki aturan main perdagangan dengan menggunakan sistem elektronik, yang termaktub dalam Undang-undang No 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Di dalamnya, sudah disebutkan soal sanksi.

“Basis hukumnya adalah transaksi, yang dikejar adalah pajak. Jadi, kalau bertransaksi ada pajak yang harus dibayar, seperti PPn,” kata Wakil Menteri Pedagangan Bayu Krisnamurthi, Jumat (4/7/2014).

Dia mengatakan, saat ini pemerintah telah mennyewa sebuah perusahaan software terkemuka untuk bisa melacak transaksi elektronik. “Kita mempermasalahkan, itu (transaksi) membayar pajak atau tidak,” katanya.

Sementara itu, soal sanksi kecurangan transaksi, pemerintah belum memikirkan lebih jauh. Alasannya, kata Bayu, transaksi e-commerce tidak bisa kita telusuri. “Objek hukum regulasi itu apa? Sementara peraturan hukum hanya berlaku untuk wilayah teritorial Indonesia, tidak bisa berlaku di luar itu. Tapi e-commerce itu borderless,” lanjutnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan aturan main perdagangan dengan menggunakan sistem elektronik, yang termaktub dalam Undang-undang No 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Dalam Pasal 115 UU Perdagangan, disebutkan, “Setiap Pelaku Usaha yang memperdagangkan Barang dan/atau Jasa dengan menggunakan sistem elektronik yang tidak sesuai dengan data dan/atau informasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah).” (baca: Rugikan Konsumen, Pebisnis Online Bisa Kena Denda Rp 12 Miliar)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyaluran Pinjaman Fintech Masih Tumbuh

Penyaluran Pinjaman Fintech Masih Tumbuh

Whats New
Ini Cerita Susi Pudjiastuti, soal Awal Mula Tahu Ada Pencuri Ikan

Ini Cerita Susi Pudjiastuti, soal Awal Mula Tahu Ada Pencuri Ikan

Whats New
Dorong IKM ke Pasar E-commerce, Apa yang Dilakukan Pemerintah?

Dorong IKM ke Pasar E-commerce, Apa yang Dilakukan Pemerintah?

Whats New
Lewat RUU Cipta Kerja, Pemerintah Bisa Tentukan Tarif Listrik Tanpa Persetujuan DPR

Lewat RUU Cipta Kerja, Pemerintah Bisa Tentukan Tarif Listrik Tanpa Persetujuan DPR

Whats New
Begini Cara Mitra Grab di Manado Bertahan pada Era Kenormalan Baru

Begini Cara Mitra Grab di Manado Bertahan pada Era Kenormalan Baru

Earn Smart
Kurang dari 50 Persen Startup yang Mampu Bertahan di Tengah Krisis Akibat Covid-19

Kurang dari 50 Persen Startup yang Mampu Bertahan di Tengah Krisis Akibat Covid-19

Whats New
Biodiesel, Upaya RI Lepas dari Belenggu Kampanye Negatif Soal Sawit

Biodiesel, Upaya RI Lepas dari Belenggu Kampanye Negatif Soal Sawit

Whats New
Susi Pernah Borong 30 Pesawat, Sandiaga Uno: Kayak Beli Kacang

Susi Pernah Borong 30 Pesawat, Sandiaga Uno: Kayak Beli Kacang

Whats New
Semester I-2020, Fintech Ini Catat Penyaluran Pinjaman Naik 15 Persen

Semester I-2020, Fintech Ini Catat Penyaluran Pinjaman Naik 15 Persen

Whats New
Pangsa Pasar Bank Asing Masih Kecil di RI, Begini Rinciannya

Pangsa Pasar Bank Asing Masih Kecil di RI, Begini Rinciannya

Whats New
Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

Catat, Cara Mantap Dapatkan Penghasilan Tambahan dari Bisnis Makanan Rumahan

BrandzView
Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Luncurkan #TerusUsaha di Manado, Grab Bantu UMKM Bertransformasi Digital

Whats New
Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Alami Kecelakaan Kerja Selama WFH Tetap Ditanggung BPJamsostek

Whats New
Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Serius Jadi Pemain Terbesar di Platform Digital, Telkom Bangun Hyperscale Data Center

Whats New
Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Pekerja Sektor Ketenagalistrikan Tolak RUU Cipta Kerja, ini Alasannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X