Kompas.com - 04/07/2014, 15:08 WIB
Menteri ESDM Jero Wacik Kompas.com/SABRINA ASRILMenteri ESDM Jero Wacik
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menyayangkan gugatan arbitrase PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) atas pemerintah Republik Indonesia. Menurut dia, gugatan Newmont tersebut merupakan tindakan terburu-buru.

"Mestinya sih jangan cepat-cepat ke arbitrase. Kita renegosiasi saja baik-baik, sehingga mendapatkan win-win solution," kata Jero di Kantor Pusat Bank Indonesia (BI), Jumat (4/7/2014).

Lebih lanjut, Jero mengungkapkan, seharusnya pihak Newmont dapat melakukan pembicaraan secara baik-baik dengan pemerintah Indonesia. Sebab, perusahaan tersebut menyatakan keberatan atas kebijakan pelarangan ekspor mineral mentah yang ditetapkan pemerintah. Meskipun demikian, gugatan arbitrase tersebut tetap akan dihadapi pemerintah.

"Kalau dia (Newmont) arbitrase, ya kita hadapi arbitrasenya. Tapi kalau dia tidak arbitrase, kita duduk bersama lagi, rapikan renegosiasinya biar cepat selesai dan lebih enak. Mereka mesti mengerti, pemerintahan ini punya keterbatasan mengambil keputusan," jelas Jero.

Jero mengatakan, apabila Newmont tidak terburu-buru mengajukan gugatan arbitrase, ia yakin akan ada jalan keluar yang dapat menguntungkan kedua belah pihak melalui perundingan.

"Kalau nanti renegosiasi dari ini semua selesai, maka akan terjadi win-win solution. Kita yang mengekspor konsentratnya. Jadi karyawan dapat bekerja kembali dan negara mendapat income dan perusahaan juga mendapat income," ujar dia.

Sekedar informasi, Newmont mengajukan gugatan arbitrase internasional atas Pemerintah Indonesia terkait larangan ekspor yang ditetapkan pemerintah. (baca: Newmont Gugat Pemerintah Indonesia ke Arbitrase)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam gugatan arbitrase yang diajukan kepada the International Center for the Settlement of Investment Disputes, PTNNT menyatakan keinginan memperoleh putusan sela yang mengijinkan PTNNT melakukan ekspor konsentrat tembaga. Sehingga, kegiatan tambang Batu Hijau dapat kembali beroperasi.
Baca juga: "Kalau Mau Menang Lawan Newmont, Jangan Dibocorin"



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X