Kompas.com - 04/07/2014, 18:48 WIB
Ilustrasi KONTAN/AHMAD FAUZIEIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memantau peningkatkan suku bunga simpanan pada perbankan. Pasalnya, bunga simpanan yang tinggi membahayakan bank dari sisi kenaikan rasio kenaikan macet atau non performing loan (NPL) karena bunga kredit akan ikut naik, serta penurunan margin.

Halim Alamsyah, Dewan Komisioner OJK Ex-Officio BI, mengatakan, bunga simpanan bank seharusnya sudah mulai stabil pada semester II-2014. "Kami akan terus memantau dan tidak akan diam melihat bunga simpanan naik terus tak terkendali hanya untuk mengejar kredit," kata Halim, Jumat (4/7/2014).

Bank-bank yang memberikan bunga simpanan tinggi juga harus merelakan penurunan margin, karena bunga simpanan tinggi tidak diimbangi dengan kenaikan bunga kredit. "Beberapa margin bank akan tertekan, jika mereka tidak mau menurunkan suku bunga deposito," tambahnya.

Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama Bank Mandiri, mengakui, margin bank akan tertekan pada semester II/2014 karena biaya yang terus naik. Adapun, rasio margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) pada kuartal I-2014 sebesar 5,75 persen. "Kami akan margin di level 5 persen," kata Budi.

Hendrawan Danusaputra, Direktur Institusional Banking Bank Pan Indonesia (Panin), menuturkan, pihaknya akan menjaga rasio margin sebesar 4 persen pada akhir tahun, atau naik dari posisi saat ini sebesar 3,8 persen. Adapun laba diproyeksikan tumbuh 5 persen sampai 10 persen. (Nina Dwiantika)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Kontan
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X