Kenaikan Suku Bunga Federal Reserve Diprediksi Tak Tinggi

Kompas.com - 08/07/2014, 13:17 WIB
Gedung Bank Sentral Amerika (The Fed). Dok Kontan.co.idGedung Bank Sentral Amerika (The Fed).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu) M Chatib Basri memprediksi bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga acuan alias Fed Rate. Akan tetapi, kenaikan Fed Rate dipandangnya tidak akan terlalu tinggi.

"The Fed tidak akan setinggi seperti yang diperkirakan. Dugaan saya The Fed akan menaikkan bunga, tapi tidak tahu seberapa tinggi," kata Chatib ketika ditemui di Gedung DPR, Selasa (8/7/2014).

Chatib mengungkapkan kisaran suku bunga acuan The Fed yang akan direvisi naik oleh The Fed tergantung kepada kondisi pemulihan ekonomi global. Meskipun demikian, ia masih meraba arah kebijakan bank sentral tersebut. Adapun dampak kenaikan suku bunga acuan The Fed terhadap perekonomian Indonesia diakui Chatib akan berimbas pada pengetatan kebijakan ekonomi.

"Mau tidak mau pengetatan akan terjadi. Jadi, tergantung juga eksternalnya," ucapnya.

kenaikan suku bunga dilakukan The Fed setelah merampungkan kebijakan tapering off atau penarikan stimulus moneter. Saat The Fed mengumumkan tapering off, pasar keuangan global menunjukkan reaksi yang beragam.

Sebelumnya diberitakan, The Fed bisa saja menaikkan suku bunga lebih cepat sebagai respon membaiknya data tenaga kerja AS. Berdasarkan laporan Departemen Tenaga Kerja AS, peningkatan jumlah tenaga kerja AS sebanyak 288.000 orang pada bulan Juni 2014.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X