Freeport Bisa Sumbang Neraca Ekspor 1 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 08/07/2014, 13:41 WIB
Ilustrasi dollar AS SHUTTERSTOCKIlustrasi dollar AS
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Neraca ekspor RI diprediksi pulih, terutama dari sektor pertambangan, seiring dengan rampungnya renegosiasi sejumlah perusahaan tambang, termasuk PT Freeport Indonesia.

Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi memperkirakan total ekspor konsentrat emas dan tembaga tahun ini mencapai 3 miliar dollar AS. “Yang pasti menurut Freeport mereka itu mempunyai cadangan di stock pile itu 1 miliar dollar AS,” kata Lutfi, Jakarta Timur, Selasa (8/7/2014).

Lutfi menuturkan, begitu dikeluarkan aturan bea keluar (BK), Kementerian Perdagangan segera akan mengeluarkan Surat Persetujuan Ekspor (SPE) untuk Freeport.

Sebelumnya dalam jumpa pers pada Senin (7/7/2014), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Chairul Tanjung mengatakan, PT Freeport telah menyepakati enam poin renegosiasi.

“Kami mendengar tim negosiasi yang dipimpin Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo dan Kepala BKPM, Mahendra Siregar, dan Dirjen Minerab R Sukhyar, yang menyampaikan kabar gembira, bahwa Freeport telah menyetujui negosiasi terkait UU Minerba yang berlaku dan PP 9 Tahun 2012 yang ada,” ungkap Chairul.

(baca: Pemerintah Klaim Freeport Telah Setujui Semua Poin Renegosiasi)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X