Tren IHSG Menguat, OJK Berharap Banyak Perusahaan IPO

Kompas.com - 12/07/2014, 08:08 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil hitung cepat pemilihan presiden membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat hingga menembus level 5.000. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap kondisi ini dapat memberikan angin segar bagi industri pasar modal Tanah Air hingga penghujung tahun 2014.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad berharap penguatan IHSG ini dapat mendorong perusahaan untuk dapat melakukan penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO). "Saya berharap begitu," kata dia di Jakarta, Jumat (11/7/2014).

Menurut Muliaman, untuk jangka menengah hingga jangka panjang, seluruh pihak optimis dengan kondisi perekonomian Indonesia. Ia berharap pasca pilpres, sentimen baru pun akan berkembang.

"Mudah-mudahan pasca pilpres bisa menumbuhkan sentimen baru, optimisme baru, sehingga kita bisa mulai bangun industri keuangan, terutama pasar modal kita. Terutama dengan meningkatnya kepercayaan para investor," ujar Muliaman.

Meskipun demikian, Muliaman mengaku pihaknya tidak memiliki target spesifik terkait jumlah perusahaan yang berminat melakukan IPO pasca pilpres. Sebab, menurut dia penguatan IHSG banyak ditentukan oleh faktor sentimen.

"Tidak ada secara spesifik. Kita sadar itu pengaruhnya banyak ditentukan sentimen atau fundamental," jelasnya.

Pada tahun 2014 ditargetkan sebanyak 30 perusahaan baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun pada tahun 2013, target yang sama dipatok, namun jumlah perusahaan yang melakukan IPO lebih banyak, yakni 31 emiten baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.