Kompas.com - 22/07/2014, 15:01 WIB
Pengunjung melintas di dekat monitor  perkembangan saham. KOMPAS/PRIYOMBODOPengunjung melintas di dekat monitor perkembangan saham.
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lumayan dalam pada siang hari ini, menyusul pernyataan Prabowo Subianto yang menolak hasil Pilpres 2014.

Kondisi ini berkebalikan dengan bursa regional yang pada siang jelang sore hari ini menghijau karena kekhawatiran terhadap krisis politik Ukraina mulai mereda.

Para investor melakukan aksi jual lantaran tidak ada kepastian kondisi politik di Tanah Air. Pada pukul 14.51, indeks telah turun sebesar 111,65 poin atau -2,17 persen di posisi 5.015,46. Hanya ada 48 saham yang menguat, selebihnya sebanyak 264 saham turun dan 67 saham stagnan.

Seluruh sektor saham memerah, yakni agribisnis (-2,1 persen), pertambangan (-2,05 persen), industri dasar (-3,47 persen), aneka industri (-1,33 persen), konsumer (-1,27 persen), properti (-3,33 persen), infrastruktur (-3,29 persen), keuangan (-1,7 persen), perdagangan (-1,67 persen), dan manufaktur (-1,88 persen).

Nilai tukar rupiah juga ikut melemah pada sore hari ini, yaitu sebesar 0,57 persen menjadi Rp 11.637 per dollar AS.

Sebagaimana diketahui, capres Prabowo Subianto menyatakan menolak pelaksanaan pemilihan umum yang baru saja digelar. Dia beralasan, ada kecurangan secara masif dalam proses pemungutan suara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Archi Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pemurnian Emas di 2022

Archi Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pemurnian Emas di 2022

Whats New
Inilah para Pemenang Kompasiana Awards 2021

Inilah para Pemenang Kompasiana Awards 2021

Rilis
Perdagangan Internasional: Definisi Ekspor Impor dan Faktor Pendorong

Perdagangan Internasional: Definisi Ekspor Impor dan Faktor Pendorong

Whats New
50 Tahun Menikah, Luhut Beberkan Tips Pernikahan Awet

50 Tahun Menikah, Luhut Beberkan Tips Pernikahan Awet

Whats New
Ketika Mata Uang China Laris Manis dan Resmi Berlaku di Era Majapahit

Ketika Mata Uang China Laris Manis dan Resmi Berlaku di Era Majapahit

Whats New
BNI Smart City Hadir di Surakarta, Apa Saja yang Ditawarkan?

BNI Smart City Hadir di Surakarta, Apa Saja yang Ditawarkan?

Rilis
Menhub Minta Layanan di Pelabuhan Tanjung Priok Dipercepat, Ini Caranya

Menhub Minta Layanan di Pelabuhan Tanjung Priok Dipercepat, Ini Caranya

Whats New
Di Kompasianival 2021 Gita Wirjawan Berikan Catatan agar Ekonomi dan UMKM Membaik

Di Kompasianival 2021 Gita Wirjawan Berikan Catatan agar Ekonomi dan UMKM Membaik

Rilis
Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Kapal KM Bandar Lestari Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Ini Penjelasan Kemenhub

Whats New
Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Anak Usaha Krakatau Steel Ingin Perluas Usaha ke Kawasan Industri Medan

Rilis
Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Bertemu dengan Dubes Hungaria, Sandiaga Uno Bahas Peluang Kerja Sama Sektor Perfilman

Rilis
Maman Suherman dan 'Mice' Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi 'Bahagia Bersama' di Kompasianival 2021

Maman Suherman dan "Mice" Ceritakan Kebahagiaan saat Kolaborasi "Bahagia Bersama" di Kompasianival 2021

Rilis
Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Perkuat Aksi Iklim, RI dan Korea Selatan Perluas Kerja Sama

Rilis
Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Mengapa Negara Singapura Lebih Berfokus pada Perdagangan dan Industri?

Whats New
Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Dampak Negatif Perdagangan Internasional dan Langkah Mengatasinya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.