Kompas.com - 26/07/2014, 17:15 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Mineral Pertambangan dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) R Sukhyar mengatakan, tidak ada perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia sampai 2041.

Sukhyar memastikan operasional perusahaan tambang berinduk Amerika Serikat itu sampai 2019 masih menggunakan kontrak yang lama. Baru pada dua tahun sebelum masa berakhirnya 2021 itu, Freeport akan berubah kontrak dari Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Sukhyar menegaskan, masa rezim kontrak karya sudah berakhir. "Tidak ada lagi istilah perpanjangan kontrak. Rezim kontrak sudah berakhir. IUPK namanya," katanya, ditemui wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (25/7/2014).

Freeport belum dapat mengeruk kekayaan alam yang terkandung di perut bumi Indonesia meskipun amandemen kontrak karya akan segera diteken. Kelangsungan tambang Freeport tergantung pemerintahan mendatang yang mengeluarkan IUPK. Artinya tergantung pada pemerintahan baru mendatang.

"Dalam MoU kalau Kontrak Karya berakhir berubah jadi IUPK. Izin itu lisensi dari pemerintah, tapi sekarang belum kita kasih," katanya.

Sebelumnya, dalam kunjungan ke PLN, Jumat pagi, Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo mengatakan, penandatanganan MoU antara pemerintah RI dengan Freeport akan dilakukan hari ini. Informasi yang diperoleh Kompas.com, penandatanganan MoU batal. Sementara Dirut Freeport Indonesia Rozik B Soetjipto belum memberikan konfirmasi.
baca juga: Prabowo: Freeport Bisa Kita Pertahankan...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.