Gara-gara Laporan Keuangan, BEI Hukum 26 Emiten

Kompas.com - 11/08/2014, 11:40 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com -
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 473 perusahaan tercatat yang telah menyelesaikan kewajibannya untuk menyampaikan laporan keuangan interim per 30 Juni 2014.

Namun, masih ada 72 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan tengah semester. Bahkan, beberapa diantaranya terkena sanksi.

Divisi Penilaian Perusahaan BEI merinci, dari 72 emiten itu, 23 diantaranya belum menyerahkan sama sekali laporan keuangan Juni 2014. Mereka pun dijatuhkan sanksi berupa peringatan tertulis I.

Kemudian, ada 23 perusahaan tercatat yang berniat menyampaikan laporan keuangan dalam bentuk penelaahan terbatas oleh akuntan publik. Namun, satu diantaranya terlambat menyampaikan niat tersebut dan kena sanksi peringatan tertulis I.

Informasi saja, emiten yang ingin melakukan penelaahan terbatas atau audit atas laporan keuangannya wajib menyampaikan rencana itu secara tertulis kepada BEI. Pemberitahuan paling lambat disampaikan satu bulan setelah tanggal laporan keuangan interim dimaksud.

Selanjutnya, ada 26 emiten yang berniat ingin mengaudit laporan keuangannya. Namun, ada dua emiten yang terlambat menyampaikan keterbukaan informasi mengenai rencana tersebut. Mereka pun terkena peringatan tertulis I sebagai sanksi. (Amailia Putri Hasniawati)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X