Kemenkeu Curiga Pertamina Mengaku Rugi

Kompas.com - 12/08/2014, 08:13 WIB
Pengisian bahan bakar minyak ke tangki truk di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta. KOMPAS/HERU SRI KUMOROPengisian bahan bakar minyak ke tangki truk di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta.
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (persero) mengaku rugi selama ini memberikan solar kepada PT PLN (persero). Alasan Pertamina merugi karena PLN tak kuasa membayar utang pembelian solar dari tahun lalu.

Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menginginkan, ada audit kerugian PT Pertamina. Pasalnya, pihak Kemenkeu tak bisa mengabulkan permintaan harga solar yang ditentukan Pertamina dan PLN.

"Pertamina sudah dari jauh hari sebelumnya (rugi) nggak tahu, ini kan klaim harus dibuktikan," ujar Askolani, Senin (11/8/2014).

Askolani memaparkan, kerugian Pertamina belum tentu disebabkan PLN. Karena itu, Askolani meminta keuangan Pertamina selama memberikan jatah solar kepada PLN selama ini.

"Kerugiannya kerugian apa, itu yang kita belum tahu," ungkap Askolani.

Sebelumnya diberitakan, Pertamina mengaku rugi karena PLN tak mampu membayar utang solar. Hal ini menyebabkan Pertamina rugi hingga 45 juta dollar AS sampai pertengahan tahun. (Baca: PLN Beli BBM di Harga Rendah, Pertamina Klaim Merugi Rp 1 Triliun )(Adiatmaputra Fajar Pratam)

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X