Kompas.com - 12/08/2014, 11:26 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melansir hasil Sensus Pertanian (ST) 2013, Selasa (12/8/2014). Deputi Bidang Statistik Produksi, Badan Pusat Statistik, Adi Lumaksono, memaparkan, jumlah rumah tangga pertanian pada 2013 sebanyak 26,14 juta rumah tangga.

Subsektor tanaman pangan mendominasi rumah tangga usaha pertanian yakni sebesar 17,73 juta rumah tangga.

"Subsektor hortikultura berdasarkan hasil ST 2013 ada sebanyak 10,60 juta rumah tangga," kata Adi.

Sementara itu, subsektor perkebunan tercatat ada 12,77 juta rumah tangga, subsektor peternakan (12,97 juta RT), subsektor perikanan (1,97 juta RT), subsektor kehutanan (6,78 juta RT), serta jasa pertanian ada sebanyak 1,08 juta RT.

Adi menambahkan, menurut jenis kelamin, hasil ST 2013 menunjukkan ada sebanyak 31,70 juta orang petani. Sebanyak 24,36 juta orang diantaranya (76,84 persen) adalah petani laki-laki. Sedangkan sebanyak 7,34 juta orang (23,16 persen) adalah petani perempuan. Hasil ST 2013, juga memotret populasi sapi dan kerbau di Indonesia.

Adi mengatakan, jumlah sapi dan kerbau pada 1 Mei 2013 tercatat sebanyak 14,24 juta ekor, terdiri dari 12,69 juta ekor sapi potong, 444.220 ekor sapi perah, serta 1,11 juta ekor kerbau.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.