Kompas.com - 12/08/2014, 15:58 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat energi Kurtubi menyayangkan PT PGN (Persero) yang terkesan lebih memburu profit besar dengan ekspansi bisnisnya ke area shale gas Fasken di Amerika Serikat, ketimbang membangun infrastruktur gas.

Kurtubi mengatakan, persoalan tingginya subsidi bahan bakar minyak (bbm) saat ini bisa diselesaikan dengan suatu solusi, yaitu konversi bbm ke gas. Masalahnya, saat ini infrastruktur gas tidak tersedia.

PGN sebagai BUMN yang memang diamanahi membangun sektor gas, diharapkan bisa menyediakan infrastrukturnya. "Tapi PGN ini tidak mau bangun infrastruktur gas, karena retailnya (konsumennya) kecil. Apalagi dia ada beberapa punya publik," kata Kurtubi dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (12/8/2014).

Kurtubi pesimistis PGN mau membangun infrastruktur gas. Pasalnya, untuk membangun gas kota di Jakarta saja PGN, dinilai kerepotan. "PGN kaya, tapi dia milih beli lapangan gas (minyak) di luar negeri. Ingin jadi perusahaan minyak dia. Padahal membangun infrastruktur gas itu kewajiban negara, tidak seharusnya memikirkan IRR (keuntungan)," kata dia.

Sebagai informasi, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melalui anak usahanya PT Saka Energi Indonesia (SEI) mengumumkan penyelesaian transaksi akuisisi 36 persen hak partisipasi area shale gas Fasken di Amerika Serikat dengan Swift Energy Company yang terjadi pada 15 Juli 2014.

Transaksi ini bernilai 175 juta dollar AS, yang terdiri dari pembayaran tunai sebesar 125 juta dollar AS dan porsi Swift untuk biaya pengembangan lapangan sebesar 50 juta dollar AS. Pengembangan area shale gas Fasken ini akan melibatkan areal seluas 8.300 hektar di kawasan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waskita Karya Kantongi Rp 3,28 Triliun dari Penerbitan Obligasi dan Sukuk, untuk Apa Saja?

Waskita Karya Kantongi Rp 3,28 Triliun dari Penerbitan Obligasi dan Sukuk, untuk Apa Saja?

Whats New
Harga Ikan Lele dan Cabai Naik, Cek Harga Pangan Hari Ini

Harga Ikan Lele dan Cabai Naik, Cek Harga Pangan Hari Ini

Spend Smart
ILO: Transisi Energi Bakal Ciptakan 5 Juta Lapangan Pekerjaan

ILO: Transisi Energi Bakal Ciptakan 5 Juta Lapangan Pekerjaan

Whats New
Krakatau Steel Tandatangani Kerja Sama Pengembangan Pabrik 'Blast Furnace'

Krakatau Steel Tandatangani Kerja Sama Pengembangan Pabrik "Blast Furnace"

Whats New
Likuiditas Melimpah, Suku Bunga Kredit Belum Akan Naik Signifikan

Likuiditas Melimpah, Suku Bunga Kredit Belum Akan Naik Signifikan

Whats New
PNBP Perikanan Tangkap Terus Meningkat, Kini Capai Rp 512,38 Miliar

PNBP Perikanan Tangkap Terus Meningkat, Kini Capai Rp 512,38 Miliar

Whats New
Semangat Kerja di Usia Senja, Driver Ojol ini Masih Giat Ngaspal

Semangat Kerja di Usia Senja, Driver Ojol ini Masih Giat Ngaspal

Earn Smart
Deteksi Wabah PMK, Kementan Minta Pemda Optimalkan Puskeswan

Deteksi Wabah PMK, Kementan Minta Pemda Optimalkan Puskeswan

Whats New
Netflix Bakal Pasang Iklan, Apa Pengaruhnya pada Jumlah Pelanggan?

Netflix Bakal Pasang Iklan, Apa Pengaruhnya pada Jumlah Pelanggan?

Spend Smart
OJK: Kinerja Intermediasi Lembaga Keuangan Terus Meningkat

OJK: Kinerja Intermediasi Lembaga Keuangan Terus Meningkat

Whats New
Dalam Gelaran WEF 2022, Bos GoTo Tekankan Pentingnya Inklusi Digital dalam Mengatasi Kesenjangan Ekonomi

Dalam Gelaran WEF 2022, Bos GoTo Tekankan Pentingnya Inklusi Digital dalam Mengatasi Kesenjangan Ekonomi

Whats New
Cegah Penyebaran Penyakit PMK, Kementan Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Cegah Penyebaran Penyakit PMK, Kementan Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Whats New
MCAS Group Gandeng PT Pos Indonesia Kembangkan Fitur Kendaraan Listrik di Aplikasi Pospay

MCAS Group Gandeng PT Pos Indonesia Kembangkan Fitur Kendaraan Listrik di Aplikasi Pospay

Whats New
Askrindo Jadi Mitra Asuransi Resmi Java Jazz Festival 2022

Askrindo Jadi Mitra Asuransi Resmi Java Jazz Festival 2022

Whats New
Niat Bikin Kolam Renang untuk Cucu, Pensiunan Anggota Dewan Ini Bangun 'Waterpark' di Bogor

Niat Bikin Kolam Renang untuk Cucu, Pensiunan Anggota Dewan Ini Bangun "Waterpark" di Bogor

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.