Dirjen Anggaran: Pemerintahan Baru Tak Bisa Revisi Kenaikan Gaji PNS

Kompas.com - 21/08/2014, 14:24 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, memastikan pemerintah baru tidak bisa lagi mengotak-atik belanja pegawai dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015.

Sebagaimana diketahui dalam RAPBN 2015, gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) naik sebesar enam persen. “Enggak (bisa diubah), karena itu menyangkut gaji. Kita tahu gaji PNS itu terbatas dan ketahanannya kita jaga, agar tidak termakan inflasi. Itu (kenaikan gaji PNS) sudah diputuskan, semua yang ditetapkan ini tinggal dijalankan,” kata dia Kamis (21/8/2014).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT), pada Jumat (15/8/2014), di Jakarta, menyatakan, pemerintah akan menaikkan gaji PNS sebesar 6 persen sesuai RAPBN 2015. Selain itu, uang makan mereka juga ikut naik.

CT mengungkapkan, bila pemerintah tidak menaikkan gaji dan uang makan PNS dan TNI/Polri, maka kehidupan mereka akan semakin sulit. Sebab, biaya hidup mereka sudah meningkat lantaran dampak inflasi.

Lebih lanjut CT menyatakan, dirinya menyambut gembira kenaikan gaji PNS yang dianggarkan dalam RAPBN 2015. Kenaikan gaji sebesar 6 persen tersebut disertai juga dengan kenaikan uang makan PNS yang tadinya Rp 5.000 per hari menjadi Rp 30.000 dan TNI/Polri menjadi Rp 50.000.

Dalam Nota Keuangan RAPBN 2015, pemerintah mengalokasikan belanja pemerintah pusat tahun depan sebesar Rp 1.379,88 triliun atau naik 7,77 persen dari 2014. Dari jumlah itu, baseline untuk belanja pegawai mencapai Rp 263,9 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Reli Berakhir, IHSG Ditutup di Zona Merah Hari Ini

Reli Berakhir, IHSG Ditutup di Zona Merah Hari Ini

Whats New
Bos Indofood Bantah Kabar soal Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat

Bos Indofood Bantah Kabar soal Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat

Whats New
OJK: Sampai Saat Ini Belum Ada Rencana untuk Normalisasi Jam Perdagangan Bursa

OJK: Sampai Saat Ini Belum Ada Rencana untuk Normalisasi Jam Perdagangan Bursa

Whats New
Mengenal Tugas CEO dan Tanggung Jawabnya dalam Perusahaan

Mengenal Tugas CEO dan Tanggung Jawabnya dalam Perusahaan

Whats New
Beda Pendapat dengan Mentan, Mendag Sebut Harga Mi Instan Tidak Akan Naik 3 Kali Lipat

Beda Pendapat dengan Mentan, Mendag Sebut Harga Mi Instan Tidak Akan Naik 3 Kali Lipat

Whats New
Inflasi Pangan Tembus 10 Persen, Gubernur BI: Harusnya Tidak Boleh Lebih dari 5-6 Persen

Inflasi Pangan Tembus 10 Persen, Gubernur BI: Harusnya Tidak Boleh Lebih dari 5-6 Persen

Whats New
Atasi Sampah Organik, Bank DBS Indonesia dan Kebun Kumara Hadirkan Layanan Kompos Kolektif

Atasi Sampah Organik, Bank DBS Indonesia dan Kebun Kumara Hadirkan Layanan Kompos Kolektif

BrandzView
Lakukan Transformasi Bisnis, Produk Bebas Asap Philip Morris Tersedia di 70 Pasar

Lakukan Transformasi Bisnis, Produk Bebas Asap Philip Morris Tersedia di 70 Pasar

Whats New
Ini Strategi Surveyor Indonesia untuk Dongkrak Pendapatan

Ini Strategi Surveyor Indonesia untuk Dongkrak Pendapatan

Rilis
Jurus Kemenaker Turunkan Jumlah Pengangguran pada Tahun Ini

Jurus Kemenaker Turunkan Jumlah Pengangguran pada Tahun Ini

Whats New
Aplikasi Investasi Ajaib Alami Gangguan, Ini Kata Manajemen

Aplikasi Investasi Ajaib Alami Gangguan, Ini Kata Manajemen

Whats New
Produsen Pelat Baja Gunawan Dianjaya Steel Lirik Potensi Pasar IKN

Produsen Pelat Baja Gunawan Dianjaya Steel Lirik Potensi Pasar IKN

Whats New
Digitalisasi UMKM dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Digitalisasi UMKM dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Whats New
Pendamping Sosial Dinilai Perlu Beralih Status Jadi PPPK

Pendamping Sosial Dinilai Perlu Beralih Status Jadi PPPK

Whats New
Harga Mi Instan Bakal Naik, Simak Harganya di Gerai Retail Hari Ini

Harga Mi Instan Bakal Naik, Simak Harganya di Gerai Retail Hari Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.