Skenario Terburuk, Kemenkeu Siapkan Dana jika Ada Pemilu Ulang

Kompas.com - 21/08/2014, 19:36 WIB
Ilustrasi rekapitulasi suara. KOMPAS.COM/ M WismabrataIlustrasi rekapitulasi suara.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan pihaknya siap dengan kemungkinan terburuk jika Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk menggelar pemilihan umum (pemilu) ulang di beberapa tempat, yang terindikasi kecurangan.

“Benar, siap. Insyaallah. Ya kita harus siap dengan segala kemungkinan. Enggak ada istilah enggak bisa,” kata dia ditemui di gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2014), usai rapat Badan Anggaran.

Namun demikian, Askolani menyatakan, Kemenkeu tidak tahu pasti berapa yang dibutuhkan untuk kemungkinan gelar pemilu ulang. Yang jelas, hal tersebut tergantung keputusan Mahkamah Konstitusi. “Insya Allah kami support,” kata Askolani.

Meski tak menyebutkan angka pasti, Askolani menegaskan perhitungan anggaran dari Kementerian Keuangan cukup untuk mendanai pemilu ulang. Menurutnya lagi, pemilu ulang tidak memboroskan anggaran. “Enggak, kita akan hemat-hemat dan hitungan hemat kita itu masuk,demi demokrasi,” tandas Askolani.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X