Kompas.com - 24/08/2014, 15:28 WIB
Karya dari sedikitnya seratus komikus Indonesia dipamerkan dalam acara Festival Komik Nasional 2012 di Jogja National Museum, Wirobrajan, Yogyakarta, Jumat (28/12/2012). Kegiatan ini untuk memberikan wawasan kepada masyarakat tentang perkembangan komik Indonesia yang kini telah memasuki era digital dan semakin banyak digunakan di dunia pendidikan.
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOKarya dari sedikitnya seratus komikus Indonesia dipamerkan dalam acara Festival Komik Nasional 2012 di Jogja National Museum, Wirobrajan, Yogyakarta, Jumat (28/12/2012). Kegiatan ini untuk memberikan wawasan kepada masyarakat tentang perkembangan komik Indonesia yang kini telah memasuki era digital dan semakin banyak digunakan di dunia pendidikan.
EditorSandro Gatra

"Pertumbuhan ekonomi kreatif saat ini berada di atas pertumbuhan rata-rata nasional. Kenaikan juga diperlihatkan dari nilai PDB Ekonomi Kreatif sebesar Rp 642Triliun atau naik 7 persen dibanding tahun sebelumnya," tambah Mari seperti dikutip Antara.

Sudah pasti nagka-angka yang disebutkan Mari itu belum menyangkut perolehan pendapatan yang diraih oleh anak-anak muda yang bekerja secara kreatif mandiri seperti dilakukan oleh Tika Maniar, Arie Kurniawan, Arfi'an Fuadi dan ribuan anak muda kreatif lain.

Mari Pangestu menegaskan, para pekerja kreatif yang tersebar di seluruh penjuru nusantara perlu dipertemukan sehingga lahirlah komunitas kreatif.

Oleh sebab itu, dapat dimengerti jika kegiatan seperti ICP bukan ajang pamer atau bazaar, melainkan sebuah acara yang dikemas untuk mempertemukan orang dan komunitas kreatif untuk menciptakan kolaborasi dan jejaring.

Acara yang menggandeng 17 Kementerian dan Lembaga ini dikemas dalam berbagai kegiatan, yaitu pameran, konvensi, seni pertunjukan, anjungan dan aneka lomba diharapkan akan dapat membuka wawasan dan menambah pengetahuan mengenai ekonomi kreatif yang nantinya akan memperkuat gerakan masyarakat untuk terus mengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

Menurut sumber Kementerian Pariwista dan Ekonomi Kreatif, seluruh kegiatan ICP diciptakan dengan kesan Kota kreatif, dimana upaya pengembangan kota kreatif merupakan menjadi salah satu fokus pengembangan ekonomi kreatif Indonesia. Kegiatan itu didorong oleh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun ini, dengan memilih Yogyakarta, Solo, Bandung dan Pekalongan sebagai kota kreatif yang akan diajukan ke UNESCO.

Dengan semakin banyaknya pekerja ekonomi kreatif di Tanah Air, kebangkitan ekonomi kreatif di masa mendatang kian menjanjikan dan situasi ini akan disyukuri kabinet mendatang karena pemerintah tak perlu pusing menyediakan lapangan kerja bagi tenaga kreatif sekaligus inovatif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber Antara
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X