Kompas.com - 29/08/2014, 07:46 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan bergerak variatif dengan potensi melemah di perdagangan akhir pekan ini, Jumat (29/8/2014). Pergerakan bursa regional dan sentimen pencarian solusi atas bahan bakar minyak bersubsidi akan memengaruhi pilihan investasi pelaku pasar.

Bursa AS ditutup melemah tadi malam menghentikan kenaikan dalam tiga hari terakhir. Indeks Dow Jones turun 42,44 poin atau 0,25 persen, S&P 500 turun 0,17 persen dan Nasdaq turun 0,26 persen.

Pelemahan indeks didorong oleh meningkatnya ketegangan di Ukraina menyusul terus bertambahnya pasukan Rusia di perbatasan. Kabar ini menghapus sentimen positif dari naiknya PDB AS sebesar 4,2 persen yang lebih besar dari perkiraan.

Menurut riset Semesta Indovest, hal ini diangggap bukan sebagai kejutan, begitu juga dengan data ekonomi lainnya. Data jobless claim dilaporkan turun 1.000 orang menjadi 298.000 dan pending home sales naik 3,3 persen Bursa Eropa ditutup melemah terimbas meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina.  Indeks FTSE turun 0,36 persen, CAC turun 0,66 persen dan DAX turun 1,12 persen.

"Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan kembali konsolidatif akibat kuatnya minat beli dapat teredam oleh sentimen turunnya bursa regional. Indeks EIDO turun 0,55 persen," tulisnya.

Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain PWON, APLN, ASRI, MPPA dan LPKR.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X