Sandiaga: Tol Cikampek-Palimanan Terhalang Pemukiman Suku Dayak

Kompas.com - 03/09/2014, 16:38 WIB
Ilustrasi jalan tol. ShutterstockIlustrasi jalan tol.
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com -
Hingga saat ini proyek tol Cikampek-Palimanan belum selesai juga pembangunannya. Padahal proyek yang dikembangkan oleh PT Lintas Marga Sedaya yang merupakan anak usahaPT Saratoga Investama Sedaya Tbk ini,  telah mengambil proyek dari tahun 2005.

Direktur Utama PT Saratoga Investama Sedaya Tbk Sandiaga Uno mengatakan, proyek tersebut mangkrak karena terdapat pemukiman suku dayak yang tinggal di rute di rute tol Cikampek-Palimanan.

"Mereka Suku Dayak yang pindah tahun 1700 ke Jawa Barat," ujar Sandiaga Uno di Refleksi Tiga Tahun Pelaksanaan MP3EI di JCC, Rabu (3/9/2014).

Menurut Sandiaga, suku Dayak ini baru akan pindah jika sudah ada perintah dari kepala suku dari Kalimantan.  "Menunggu fatwa dari kepala suku di Kalimantan," ungkap Sandiaga.

Sandiaga pun heran dengan proyek Cikampek-Palimanan. Pasalnya sudah ada 22 bank yang membantu melakukan pembiayaan dari tahun 2005, namun progresnya sampai saat ini baru 50 persen.

"Sindikasi terbesar kita hadapi, jadi underwriter memasuki skema sangat menarik," kata Sandiaga. (Adiatmaputra Fajar Pratama)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X