Kompas.com - 11/09/2014, 13:12 WIB
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com
- PT Regio Aviasi Industri (RAI), perusahaan rancang bangun dan subkontraktor pesawat terbang  bakal  menggandeng PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan Pemprov Jawa Barat, untuk membangun pesawat komersial R80.

Untuk penjajakan kerja sama tersebut, RAI, Pemprov Jabar, dan PT DI menggelar pertemuan di Gedung Pakuan Bandung, Rabu (10/9/2014).

Ilham Habibie, Komisaris PT RAI yang juga anak BJ Habibie, mengatakan, pesawat canggih ini akan diproduksi di Jabar. Rencananya, kata Ilham, pembuatan R80 akan melibatkan PT DI dan Pemprov Jabar.

Menurut Ilham, dalam pertemuan di Gedung Pakuan itu juga dibahas komposisi saham dalam pembuatan pesawat R80 tersebut. Namun berapa persentasenya, sampai kemarin masih dalam pembahasan. Adapun teknisnya saham itu bisa oleh individu, perusahaan, bahkan koperasi.

"R80 memiliki kemampuan terbang di atas 20.000 kaki dan mempunyai kapasitas penumpang yang cukup besar. Biaya pembuatan pesawat canggih ini sekitar 500.000 sampai 700.000 dollar AS untuk engineering, prototipe, dan pengujian pesawat terbang baik di darat maupun udara," kata Ilham di Gedung Pakuan, kemarin.

Jika tak ada aral melintang, R80 diperkirakan rampung penyelesaiannya pada tahun 2018. Rencananya, pesawat dengan 80 tempat duduk itu akan melakukan penerbangan perdana di Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Kabupaten Malajengka, pada 2018.

Di tempat yang sama, BJ Habibie mengatakan bangsa Indonesia mampu membuat pesawat terbang sendiri. Buktinya, kata Habibie, bangsa Indonesia mampu memproduksi pesawat N250 yang dapat terbang pada tahun 1995.

"Wilayah Indonesia tidak bisa hanya dihubungkan dengan kereta api, mobil, atau kendaraan darat lainnya. Pesawat terbang sangat bermanfaat untuk kondisi geografis di Indonesia. Populasi penduduk di Indonesia sangat banyak dan wilayah Indonesia terdiri dari 17.000 pulau, tentu dibutuhkan transportasi yang bukan hanya transportasi darat. Maka dari itu, pesawat sangatlah penting," kata Habibie.

Selain itu, kata Habibie, ia berharap PT DI dapat kembali berjaya seperti dulu. Satu-satunya cara untuk kembali berjaya, kata Habibie, adalah memproduksi pesawat terbang sendiri.

Sementara Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, menyambut baik presentasi yang disampaikan oleh PT RAI. Menurut Aher, suatu kehormatan bagi Pemprov Jabar diajak bekerja sama dalam pembuatan pesawat komersial tersebut.

"Kita dapat kehormatan dari Pak BJ Habibie, Pak Ilham Habibie, dan PT RAI yang memaparkan teknologi tingkat tingginya di Jabar. Kita punya harapan semoga bisa membantu program ini. Kita berharap tahun 2018 pesawat canggih R80 akan selesai dan terbang perdana di Jabar. PT DI sendiri ada di Jabar, maka kita sangat mengapresiasi langkah ini," kata Aher.

Menurut Aher, ini mimpi besar yang harus terwujud. PT RAI, kata Aher, secara terbuka menjalin kerja sama dengan Pemprov Jabar. Selain Pemprov Jabar, kata Aher, masyarakat dan pengusaha yang memiliki rasa nasionalisme tinggi diharapkan ikut bergabung untuk memiliki saham pada pembuatan pesawat canggih R80. (san)

Baca juga: PT DI Yakin Pesawat N219 Bakal Laku Keras

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir Rampung, Pembangunan Pelabuhan Laut Sanur Bali Capai 94 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Pelabuhan Laut Sanur Bali Capai 94 Persen

Whats New
Mengekor Wall Street, IHSG Dibuka di Zona Merah

Mengekor Wall Street, IHSG Dibuka di Zona Merah

Whats New
Menakar Langkah Menhub Mencari Operator Terminal Peti Kemas Patimban

Menakar Langkah Menhub Mencari Operator Terminal Peti Kemas Patimban

Whats New
Survei Mekari: 74 Persen Karyawan Percaya Kesejahteraan Finansial Memburuk Selama Pandemi

Survei Mekari: 74 Persen Karyawan Percaya Kesejahteraan Finansial Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Dapat PMN Rp 10 Triliun, PLN Sudah Petakan Wilayah 3T Yang Belum Teraliri Listrik

Dapat PMN Rp 10 Triliun, PLN Sudah Petakan Wilayah 3T Yang Belum Teraliri Listrik

Whats New
Presiden Minta PLTU Batu Bara Dipensiunkan, Bagaimana Nasib Pekerjanya?

Presiden Minta PLTU Batu Bara Dipensiunkan, Bagaimana Nasib Pekerjanya?

Whats New
Dorong Implementasi Jargas, PGN Subholding Gas Pertamina Kerja Sama dengan Jaya Real Property

Dorong Implementasi Jargas, PGN Subholding Gas Pertamina Kerja Sama dengan Jaya Real Property

Whats New
Lelang Rumah Murah di Malang, Nilai Limit Rp 100 Jutaan

Lelang Rumah Murah di Malang, Nilai Limit Rp 100 Jutaan

Spend Smart
BLT BBM 2022 Tahap 2 Cair November, Ini Cara Daftar Penerima secara Online

BLT BBM 2022 Tahap 2 Cair November, Ini Cara Daftar Penerima secara Online

Whats New
 Turun Rp 4.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 4.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Lewat Ditjen Binwasnaker dan K3, Menaker Ida Perluas Layanan Pengawasan Ketenagakerjaan

Lewat Ditjen Binwasnaker dan K3, Menaker Ida Perluas Layanan Pengawasan Ketenagakerjaan

Rilis
Jawab Tuntutan Riset dan Inovasi, Erick Thohir Luncurkan Program “KeRIs”

Jawab Tuntutan Riset dan Inovasi, Erick Thohir Luncurkan Program “KeRIs”

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Tengah Penolakan AS terhadap Pemangkasan Produksi OPEC+

Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Tengah Penolakan AS terhadap Pemangkasan Produksi OPEC+

Whats New
Lowongan Kerja PT Kobe Boga Utama (Kobe), Ini Posisi yang Dicari

Lowongan Kerja PT Kobe Boga Utama (Kobe), Ini Posisi yang Dicari

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.