"Airport Tax" Disatukan dengan Tiket, AP II Minta Maskapai Lebih Jujur

Kompas.com - 12/09/2014, 15:00 WIB
Para penumpang mengantri memasuki ruang tunggu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, beberapa waktu lalu KOMPAS.com/Yohanes de Britho NeonnubPara penumpang mengantri memasuki ruang tunggu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, beberapa waktu lalu
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II (AP II) meminta maskapai untuk jujur jika peraturan penggabungan biaya airport tax ke dalam harga tiket diterapkan. Pasalnya menurut AP II, biaya Airport tax akan masuk ke kas maskapai terlebih dulu sebelum disetor ke AP II.

"Ini harus kerjasama, begitu maskapai menerima uangnya sesegera mungkin menyerahkannya ke AP, jangan uangya mengendap. Airline nggak boleh gunakan uang AP," ujar Direktur Keuangan AP II Lourensius Manurung di Jakarta, Jumat (12/9/2014).

Dia menjelaskan bahwa peraturan tersebut dibuat agar mempermudah penumpang sehingga tidak perlu lagi membayar biaya airport tax di bandara.

Sementara itu, kata Lourensius, surat keputusan dari Direktorat Jendaral Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sudah selesai tiga hari lalu. Namun terkait waktu peraturan tersebut diberlakukan, dia belum mengetahuinya.

"Diberlakukannya tergantung kesiapan (semua maskapai), saya belum bisa jawab karena sistem kita dan airlines harus disambungkan. Jangan ada sistem yang tidak benar, jangan penumpang 100 dikurangi itu tidak benar," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X