Kompas.com - 15/09/2014, 08:21 WIB
Ilustrasi pipa migas ShutterstockIlustrasi pipa migas
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
– Perusahaan Migas asal Uni Emirat Arab Mubadala Petroleum akan memasok gas kepada PT Pupuk Kaltim sampai 31 Desember 2021. Hal tersebut berdasarkan kontrak jual beli yang sudah ditandatangani oleh kedua perusahaan tersebut.

“Lapangan Ruby beroperasi dengan lancar hingga hari ini. Dengan menyelaraskan proyek tersebut sejak awal dengan prioritas Pemerintah Indonesia, menunjukkan Mubadala mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Presiden Mubadala Petroleum untuk Indonesia, Chris Jones dalam keterangan pers SKK Migas yang diterima Kompas.com, Jakarta, Minggu (14/9/2014).

Rencananya Mubadala Petroleum akan meproduksi sekitar 250 miliar kaki kubik (bcf) gas untuk pasar domestik dari lapangan Gas Ruby di Blok Sebuku. Harga gas disepakati sebesar 5,75 dollar AS per mile mile british thermal unit ditambah faktor tertentu sesuai harga amoniak dan urea.

Chris Jones juga mengatakan, penyelesaian lapangan Ruby sangatlah penting bagi Mubadala. Oleh karena itu perusahaan migas asal Uni Emirat Arab itu akan bekerja secara efisien, tepat waktu dalam menyelesaikan lapangan gas tersebut sesuai anggaran dengan tingkat keamanan yang baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X