DPR Tolak Usulan Volume BBM Bersubsidi dari Pemerintah

Kompas.com - 15/09/2014, 13:35 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi VII DPR RI, menolak usulan volume bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang dibawa pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam rapat kerja Senin (15/9/2014).

Pemerintah, diwakili Menteri ESDM ad interim Chairul Tanjung mengusulkan volume BBM subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 sebesar 48 juta kiloliter.

Dalam pembahasan, hampir seluruh fraksi di Komisi VII mempertanyakan usulan pemerintah. Mereka mempertanyakan upaya pengurangan energi fosil pemerintah.

Anggota Komisi VII DPR RI mayoritas menginginkan adanya komitmen pemerintah untuk lebih menggunakan energi baru terbarukan (EBT).

Mendengar berbagai masukan, Ketua Komisi VII DPR RI, Milton Pakpahan pun memutuskan, menolak usulan pemerintah dalam nota keuangan.

"Volume BBM subsidi dalam APBN 2015 diputuskan 46-47 juta kiloliter," ucap Milton, di Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.