Jika Diminta Pemerintah, Sucofindo Siap Awasi Impor Minyak Pertamina

Kompas.com - 15/09/2014, 23:53 WIB
Ilustrasi minyak ShutterstockIlustrasi minyak
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemasalahan impor minyak oleh Pertamina saat ini dinilai tidak transparan. Bahkan, penggunaan trader melalui anak perusahaannya Petral sangat rawan penyelewengan.

Menanggapi hal tersebut, PT Sucofindo (Persero) sebagai perusahaan surveyor di Indonesia menyatakan siap jika ditunjuk pemerintah mengawasi proses impor minyak yang dilakukan Pertamina.

"Pasti kami sambut, pasti, karena sumberdaya kita cukup, dan kita kan tertua ya main di migas diminerba ya memang mainannya Sucofindo," ujar Kepala Divisi Sistem, GCG, dan Manajemen Risiko Sucofindo, Ruli Adi di kantornya, Jakarta, Senin (15/9/2014).

Dia mengatakan, Sucofindo sudah sangat berpengalaman menjadi perusahaan surveyor dibidang migas dan mineral batu bara. Dari pengalamannya tersebut, Sucofindo melihat pengelolaan impor minyak saat ini sangat rawan penyelewengan. Oleh karena itu, menurut Ruli, Sucofindo akan menunggu instruksi pemerintah jika memang dibutuhkan dalam pengawasan impor minyak.

"Ya Sucofindo diperlakukan sebagai perusahaan yang harus kompetitif dgn perusahaan lain tidak diberikan sebuah kewenangan khusus, karena mungkin dengan kewenangan khusus kita ketabrak dengan undang-undang monopoli," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X