J Trust Bayar Panjar Rp 450 Miliar Pembelian Bank Mutiara

Kompas.com - 24/09/2014, 08:15 WIB
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com -
J Trust Co Ltd membuktikan tekadnya untuk membeli Bank Mutiara. Perusahaan investasi asal Jepang ini bahkan sudah menyetor uang muka (DP) sebesar 10 persen dari total nilai pembelian. 

"J Trust sudah transfer 10 persen ke escrow account. Ini menandakan mereka serius dan punya uang," bisik sumber KONTAN yang mengetahui transaksi itu, Selasa (23/9).

Kabar beredar, J Trust membeli Bank Mutiara nyaris Rp 4,5 triliun. Dengan kata lain, harga ini separuh dari total dana talangan (bailout) pemerintah di Bank Mutiara yang sebesar Rp 7,94 triliun. Tapi, analis menilai, jika dilihat dari rata-rata nilai buku atau price to book value (PBV) perbankan, harga penjualan Mutiara masih wajar.

Mengutip laporan keuangan, dengan total ekuitas Rp 1,43 triliun per Juni 2014, harga penjualan Bank Mutiara mencerminkan PBV sebesar 2,8 kali - 3,2 kali.  Kiswoyo Adi Joe, Managing Partner Investa Saran Mandiri mengatakan, rata-rata PBV bank di Indonesia saat ini 2 kali - 3 kali. "Harganya wajar. Apalagi, calon pembeli akan menanggung semua masalah yang ada dengan risiko politis, maupun hukum," kata dia.

Catatan saja, pada akhir tahun 2013 lalu, Mahkamah Agung (MA) memutuskan Bank Mutiara membayar ganti rugi sebesar Rp 41 miliar kepada 33 nasabah Antaboga. Kartika Wirjoatmodjo, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), menyatakan, J Trust merupakan penawar terbaik. "Calon pembeli lain meminta masalah hukum tidak diserahkan. J Trust berani mengambil alih kasus hukum," ujar Kartika.

Melalui surat elektronik kepada KONTAN, Saito Mitsuharu, Jurubicara Divisi Public Relations & Investor Relations J Trust bilang, J Trust telah memeriksa dengan rinci potensi masalah yang bisa ditimbulkan kasus hukum Mutiara. "Kami telah memeriksa secara menyeluruh saat due diligence dan risikonya masih dapat kami tolerir," kata dia. (Dea Chadiza Syafina, Dessy Rosalina, Issa Almawadi, Nina Dwiantika)

baca juga: Inilah Profil J Trust, Perusahaan Jepang yang akan Caplok Bank Mutiara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Gaji PPPK Guru dan Tunjangannya Setiap Bulan?

Berapa Gaji PPPK Guru dan Tunjangannya Setiap Bulan?

Work Smart
Cara Mencari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat dengan Mudah

Cara Mencari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat dengan Mudah

Whats New
Pefindo Sematkan Peringkat idAAA Untuk Mitratel

Pefindo Sematkan Peringkat idAAA Untuk Mitratel

Rilis
Tingkat Pengangguran 18 Persen, Google Indonesia Siapkan Beasiswa Data Analis untuk 10.000 Orang

Tingkat Pengangguran 18 Persen, Google Indonesia Siapkan Beasiswa Data Analis untuk 10.000 Orang

Work Smart
Bos Semen Indonesia Sebut Proyek IKN Nusantara Berpotensi Serap 21 Juta Ton Semen

Bos Semen Indonesia Sebut Proyek IKN Nusantara Berpotensi Serap 21 Juta Ton Semen

Whats New
PTBA Tebar Dividen Senilai Rp 7,9 Triliun, 100 Persen dari Laba Bersih di 2021

PTBA Tebar Dividen Senilai Rp 7,9 Triliun, 100 Persen dari Laba Bersih di 2021

Whats New
Syarat dan Cara Gadai Emas di Pegadaian dengan Mudah

Syarat dan Cara Gadai Emas di Pegadaian dengan Mudah

Earn Smart
Bahas Revisi UU LLAJ, YLKI Usulkan Pemerintah Pungut Dana Preservasi Jalan Ke Kendaraan Pribadi

Bahas Revisi UU LLAJ, YLKI Usulkan Pemerintah Pungut Dana Preservasi Jalan Ke Kendaraan Pribadi

Whats New
Status Ojol Tak Perlu Dilegalkan, INSTRAN: Ojol Hanya Sementara hingga Transportasi Umum Membaik

Status Ojol Tak Perlu Dilegalkan, INSTRAN: Ojol Hanya Sementara hingga Transportasi Umum Membaik

Whats New
DPR Sahkan UU PPP, Buruh Ancam Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa

DPR Sahkan UU PPP, Buruh Ancam Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa

Whats New
Bisakah Luhut Atasi Permasalahan Minyak Goreng di RI dalam 2 Minggu?

Bisakah Luhut Atasi Permasalahan Minyak Goreng di RI dalam 2 Minggu?

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Buka 5 Lowongan Kerja untuk D-3 dan S-1, Ini Posisi yang Dicari

Anak Usaha Kimia Farma Buka 5 Lowongan Kerja untuk D-3 dan S-1, Ini Posisi yang Dicari

Work Smart
Cek Tingkat Imbalan 6 Seri Sukuk Negara yang Dilelang Pekan Depan

Cek Tingkat Imbalan 6 Seri Sukuk Negara yang Dilelang Pekan Depan

Earn Smart
Bahlil: Ekspor Listrik Dilarang, Sebentar Lagi Kami akan Buat Aturannya

Bahlil: Ekspor Listrik Dilarang, Sebentar Lagi Kami akan Buat Aturannya

Whats New
IKN Ditawarkan Dalam Pertemuan WEF, Bahlil: Kalau Minat Investasi Ada, Tapi Eksekusinya Belum

IKN Ditawarkan Dalam Pertemuan WEF, Bahlil: Kalau Minat Investasi Ada, Tapi Eksekusinya Belum

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.