Tiga Hal Penting Menyoal Rencana Keuangan

Kompas.com - 27/09/2014, 20:35 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Penulis Tabita Diela
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Bicara mengenai rencana keuangan, perencana biasanya menganjurkan tiga hal, yaitu menyiapkan rencana pendidikan anak, pensiun, dan proteksi. Sayangnya, masyarakat Indonesia umumnya belum sadar pentingnya proteksi melalui asuransi.

Hal ini diutarakan oleh Perencana Keuangan Independen dari Finansia Consulting, Eko Endarto, dalam Indonesia Financial Expo & Forum (IFEF) 2014, Sabtu (27/9/2014). "Ketika kita bicarakan rencana keuangan, biasanya tiga yang penting. Pertama siapkan rencana pendidikan anak, pensiun kita, dan proteksi kita. Di antara ketiga ini, proteksi memegang peranan penting," ujarnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Health of Wealth Management Products and Service Commonwealth Bank, Rheza Karyanto. Menurut Rheza, asuransi mungkin tampak sepele. Namun, asuransi sebenarnya memegang peranan penting.

"Saya tidak tahu berapa lama umur saya," ujar Rheza.

Rheza mencontohkan, asuransi yang dia ikuti akan menjamin istri dan anak-anaknya bisa bertahan hidup jika sewaktu-waktu dia meninggal atau terkena musibah. Karena itu, dia menekankan, asuransi penting untuk orang-orang yang kita sayangi.

Rheza juga mengutip motivator Mario Teguh. "Uang kecil beli uang besar, itulah asuransi. Jika kamu tidak mau bayar uang kecil, maka kamu akan dipaksa bayar uang besar. Simple," ujarnya menyitir pernyataan Mario.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X