Dirut Ditahan, Saham Sentul City Sempat Ambles 12 Persen Lebih!

Kompas.com - 01/10/2014, 11:00 WIB
Bos Sentul City Cahyadi Kumala (memakai rompi tahanan) ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Selasa (30/9/2014). Cahyadi ditahan terkait kasus dugaan suap rekomendasi tukar menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor yang juga melibatkan Bupati non aktif Kabupaten Bogor Rahmat Yasin.  TRIBUNNEWS/DANY PERMANABos Sentul City Cahyadi Kumala (memakai rompi tahanan) ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Selasa (30/9/2014). Cahyadi ditahan terkait kasus dugaan suap rekomendasi tukar menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor yang juga melibatkan Bupati non aktif Kabupaten Bogor Rahmat Yasin.
EditorErlangga Djumena


JAKARTA, KOMPAS.com -
Saham PT Sentul City Tbk (BKSL) dilanda aksi jual pada transaksi perdagangan hari ini (1/10/2014). Data RTI menunjukkan, pada pukul 10.02 WIB, saham BKSL merosot 5,94 persen menjadi Rp 95. Bahkan, pada transaksi sebelumnya, harga emiten properti ini sempat merosot ke level 88 atau ambles 12,8 persen.

Sementara itu, mengutip data Bloomberg, tiga sekuritas yang paling banyak melepas saham ini adalah: Credit Suisse Securities Indonesia senilai Rp 2,447 miliar, Lautandhana Securindo senilai Rp 1,344 miliar, dan Trimegah Securities senilai Rp 1,288 miliar.

Aksi jual yang melanda saham BKSL terkait dengan ditangkapnya  Direktur Utama PT Sentul City Tbk Kwee Cahyadi Kumala alias Swie Teng, Selasa (30/9/2014), oleh KPK. Penahanan tersebut dilakukan menyusul ditetapkannya Cahyadi sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengajuan rekomendasi tukar-menukar kawasan hutan seluas 2.754 hektare (Ha) di Kabupaten Bogor oleh PT Bukir Jonggol Asri.

"Ditahan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Selasa.

Cahyadi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK usai menjalani pemeriksaan terkait kasus tersebut. Ketika keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 18.40 WIB, Cahyadi tampak mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. (Barratut Taqiyyah)



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X