Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga BBM Bersubsidi Naik Rp 3.000 per Liter, "Shock" Hanya Sebulan

Kompas.com - 01/10/2014, 17:34 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi jika harga bahan bakar minyak (BBM) dinaikkan Rp 3.000 per liter pada November 2014 ini, keterkejutan publik atau shock-nya hanya akan terjadi sebulan.

Deputi Bidang Statistik, Distribusi, dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo mengatakan dampak kenaikan akan berangsur surut setahun ke depan. “Jadi dampak langsungnya 1,7 persen, sementara dampak ikutannya juga sekitar 1,7 persen, sehingga diharapkan totalnya tidak mencapai 3,5 persen di November 2014. Setelah itu dampaknya tersebar dari Desember sampai November tahun depan. Puncaknya mungkin akan di November itu,” kata dia di Jakarta, Rabu (1/10/2014).

Sasmito mengatakan, dampak ikutan diperkirakan terjadi pada Desember 2014. Namun, bisa juga terjadi pada Januari, atau bahkan Maret tahun depan. Sebab, menurut dia, pelaku usaha akan menyesuaikan terlebih dahulu kenaikan harga BBM terhadap besaran biaya produksi.

“Tapi itu bisa saja bukan hanya di Desember tapi bisa jadi di Januari. Para pedagang dan pengusaha kan baru menyesuaikan, dia baru melihat struktur ongkosnya terasa di Januari atau mungkin malah di Februari atau Maret, bertahap juga,” jelas Sasmito.

Dia menyebutkan, dampak langsung kenaikan BBM pada Desember 2014 kemungkinan hanya 0,5 persen. Pada bulan-bulan berikutnya, andil BBM dalam indeks harga konsumen akan berangsur turun.

“Ini hanya prediksi empiris, kita melihat hostoris dari kenaikan harga BBM yang kemarin,” ujar dia.

Menurut Sasmito, meskipun rencana kenaikan harga BBM sudah didengungkan sejak lama, namun hal ini tidak menyebabkan ekspektasi. Dia bilang, semua pihak sudah dalam kondisi siap. “Soal cepat enggak itu tergantung pemerintahan. Menunggu terbentuknya pemerintahan baru. Saya kira akan membantu kesehatan APBN yang bisa dialihkan ke berbagai sektor lain,” tukas Sasmito.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Hadapi Tantangan Perubahan Iklim, Kementan Gencarkan Pompanisasi hingga Percepat Tanam Padi

Hadapi Tantangan Perubahan Iklim, Kementan Gencarkan Pompanisasi hingga Percepat Tanam Padi

Whats New
Panen Ganda Kelapa Sawit dan Padi Gogo, Program PSR dan Kesatria Untungkan Petani

Panen Ganda Kelapa Sawit dan Padi Gogo, Program PSR dan Kesatria Untungkan Petani

Whats New
Alasan BI Menaikkan Suku Bunga Acuan jadi 6,25 Persen

Alasan BI Menaikkan Suku Bunga Acuan jadi 6,25 Persen

Whats New
Cara dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian

Cara dan Syarat Gadai Sertifikat Rumah di Pegadaian

Earn Smart
Cara dan Syarat Gadai HP di Pegadaian, Plus Bunga dan Biaya Adminnya

Cara dan Syarat Gadai HP di Pegadaian, Plus Bunga dan Biaya Adminnya

Earn Smart
Peringati Hari Konsumen Nasional, Mendag Ingatkan Pengusaha Jangan Curang Jika Mau Maju

Peringati Hari Konsumen Nasional, Mendag Ingatkan Pengusaha Jangan Curang Jika Mau Maju

Whats New
United Tractors Bagi Dividen Rp 8,2 Triliun, Simak Jadwalnya

United Tractors Bagi Dividen Rp 8,2 Triliun, Simak Jadwalnya

Whats New
Kunjungan ke Indonesia, Tim Bola Voli Red Sparks Eksplor Jakarta bersama Bank DKI dan JXB

Kunjungan ke Indonesia, Tim Bola Voli Red Sparks Eksplor Jakarta bersama Bank DKI dan JXB

Whats New
Suku Bunga Acuan Naik Jadi 6,25 Persen, Bos BI: Untuk Memperkuat Stabilitas Rupiah

Suku Bunga Acuan Naik Jadi 6,25 Persen, Bos BI: Untuk Memperkuat Stabilitas Rupiah

Whats New
KEJU Bakal Tebar Dividen, Ini Besarannya

KEJU Bakal Tebar Dividen, Ini Besarannya

Earn Smart
Program Gas Murah Dinilai ‘Jadi Beban’ Pemerintah di Tengah Konflik Geopolitik

Program Gas Murah Dinilai ‘Jadi Beban’ Pemerintah di Tengah Konflik Geopolitik

Whats New
Catatkan Kinerja Positif, Rukun Raharja Bukukan Laba Bersih 8 Juta Dollar AS pada Kuartal I-2024

Catatkan Kinerja Positif, Rukun Raharja Bukukan Laba Bersih 8 Juta Dollar AS pada Kuartal I-2024

Whats New
Luhut Sambangi PM Singapura, Bahas Kerja Sama Carbon Capture Storage dan Blue Food

Luhut Sambangi PM Singapura, Bahas Kerja Sama Carbon Capture Storage dan Blue Food

Whats New
Honda Prospect Motor Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Honda Prospect Motor Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Tahun Pertama Kepemimpinan Prabowo, Rasio Utang Pemerintah Ditarget Naik hingga 40 Persen

Tahun Pertama Kepemimpinan Prabowo, Rasio Utang Pemerintah Ditarget Naik hingga 40 Persen

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com