BI Restui Perbankan Ajukan Pinjaman Luar Negeri 1 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 03/10/2014, 19:33 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com -  Ada kabar gembira bagi perbankan. Pasalnya, Bank Indonesia (BI) kembali merestui permohonan pinjaman luar negeri dari perbankan sebesar 1 miliar dollar AS, dari total permohonan pinjaman sebesar 6 miliar dollar AS pada tahun 2014 ini.

Halim Alamsyah, Deputi Gubernur BI, mengatakan, sisanya pinjaman luar negeri yang belum disetujui sebesar 1 miliar dollar AS, setelah BI menyetujui permohonan pinjaman luar negeri sebesar 4 miliar dollar AS pada Agustus 2014.

Artinya, sebesar 5 miliar dollar AS pinjaman luar negeri perbankan sudah disetujui BI. Halim menambahkan, pihaknya belum merestui pinjaman luar negeri sebesar 1 miliar dollar AS, karena ada berbagai pertimbangan yang harus dipenuhi.

“Apabila memberatkan negara (republik), tidak akan kami kasih,” kata Halim, (3/10). Kedepan, pihaknya, belum dapat memastikan apakah perbankan masih akan memanfaatkan pinjaman luar negeri untuk mengantisipasi kekeringan likuiditas di tahun 2015.

Pasalnya, kondisi ekonomi dan politik dalam negeri ataupun luar negeri belum dapat diprediksi. Halim menambahkan, jika memperhitungkan kondisi likuiditas, kemungkinan perbankan masih akan melakukan permohonan pinjaman luar negeri di tahun depan.

Pahala N. Mansury, Direktur Keuangan Bank Mandiri, mengatakan, pihaknya belum ada rencana melakukan pinjaman luar negeri untuk tahun 2015, karena pihaknya masih mengkaji dan memperhitungkan Rencana Bisnis Bank (RBB).

"Mungkin ada, tapi masih pembicaraan,” kata Pahala. Menurutnya, Mandiri melakukan pinjaman luar negeri melalui cara bilateral dengan negara-negara lain. Sedangkan, rencana pencarian dana di pasar (market) juga belum ada rencana. (Nina Dwiantika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Whats New
Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Whats New
Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Spend Smart
Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Whats New
Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Spend Smart
Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Whats New
Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Whats New
Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Whats New
KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Whats New
Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Whats New
Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Whats New
Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Whats New
Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Whats New
Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Whats New
Isu 'Business Judgment Rule' dan 'Talent Mobility' di PP Nomor 23 Tahun 2022

Isu "Business Judgment Rule" dan "Talent Mobility" di PP Nomor 23 Tahun 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.